Peminat hunian di FPI 2018, Mal Kokas, Jumat (23/03/2018). Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

Kalau kamu ingin punya hunian di Jakarta Selatan dengan harga terjangkau, gimana kalau pilihannya adalah Apartemen Tanjung Barat? Hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) ini menempel di Stasiun Commuter Line Tanjung Barat. Jadi, kebayang kan kamu bakal lancar ke mana-mana karena tinggal jalan kaki saja ke stasiun tersebut. Dengan begitu, kamu punya banyak waktu yang bisa di-save buat keluarga.

Selain lokasinya masih masuk bilangan Jakarta Selatan, hunian vertikal besutan Perumnas dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini berharga terjangkau. Semisal untuk Tipe Studio seluas 21 meter persegi (m2), harganya masih di bawah Rp500 juta, tepatnya Rp431.620.000 untuk tunai dengan cicilan 12 kali atau Rp427.990.000 untuk tunai keras. Kedua harga tersebut sudah termasuk PPN.

Baca juga: Lagi Tren, Catat Nih Cara Punya Hunian TOD di Stasiun Tanjung Barat!

Sedangkan kalau kamu menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), harganya lebih mahal sedikit, yakni Rp435.240.000. Dengan uang muka (DP) 20% (Rp87.048.000) dan suku bunga sekitar 8,4%, maka perkiraan cicilannya Rp3 jutaan untuk tenor 20  tahun, Rp3,4 jutaan untuk 15 tahun, dan Rp4,2 jutaan untuk 10 tahun. Untuk bank, kamu bisa memilih antara BTN, BNI, BRI, Mandiri Syariah, atau Bank Artha Graha Internasional (AGI).

“Kalau DP bisa dicicil sampai enam kali. Cicilan pertamanya dibayarkan setelah 14 hari booking fee,” kata Yulia, pemasar Apartemen Tanjung Barat di Festival Properti Indonesia (FPI), Jumat (23/03/2018). Pameran properti besutan Rumah123 ini berlangsung di Mal Kasablanka, 21-25 Maret 2018.

“Karena ini proyek percontohan hunian TOD Perumnas, maka kualitas bangunannya sudah benar-benar dipersiapkan dan fasilitasnya sudah dirancang lengkap untuk para penghuni. Pokoknya, The Best-lah,” kata Yulia lagi.

 
Serah-terima unit Apartemen Tanjung Barat direncanakan pada 2020. Foto: Rumah123/Dok. Apartemen Tanjung Barat
 

Baca juga: 2019, Rusunami dan Anami di Stasiun Tanjung Barat Bakal Rampung

Dengan membayar NUP (Nomor Urut Pemesanan) sebesar Rp1 juta dan booking fee Rp5 juta, peminat akan diundang untuk mendapatkan Nomor Pemilihan Unit (NPU) yang akan diselenggarkan pada Minggu (25/03/2018). “Kalau langsung datang pada Minggu untuk mendapatkan NPU ya bisa saja sih, tapi akan menunggu lama karena baru dilayani setelah mereka yang sudah punya NPU mendapat layanan. Saat ini NPU sudah sekitar 450-an,” kata Yuli.

Dengan lokasi yang sedemikian strategis, Yuli mengatakan bahwa unit Apartemen Tanjung Barat potensial disewakan dengan tarif Rp5-6 juta per bulan. “Di sekitar apartemen ini banyak kampus dan perkantoran, jadi jangan takut gak ada yang mau menyewa,” tutur Yuli.

Baca juga: Hunian TOD Tanjung Barat, Rusunami bagi MBR dan Anami untuk Non-MBR

Harga sewa tersebut hampir mendekati besar cicilan KPA per bulan. Jadi, ibaratnya kamu bisa membeli unit Apartemen Tanjung Barat tanpa dana yang besar. Oh ya, harga unit sudah termasuk penyediaan jaringan air bersih dan pemasangan instalasi listrik 1300 watt untuk Tipe Studio dan 1 Kamar Tidur, 2200 watt untuk Tipe 2 Kamar Tidur, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan lain-lain.

Kalau kamu berminat, segera datangi booth Apartemen Tanjung Barat di FPI 2018, Mal Kokas. Pasalnya, akhir Maret ini harga yang ditawarkan akan lebih mahal. “Kalau selama Maret ini harga sekitar Rp19 juta per m2, maka mulai 1 April bisa mencapai Rp24 jutaan per m2. Bandingkan dengan harga apartemen di seberangnya yang mematok harga Rp34-38 juta per m2. Jadi, cepetlah beli sebelum menyesal!” kata Yuli menegaskan. Yuk beli!

Bagikan: 1749 kali