OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Unik, Desa Ini Tahan Bantuan Pada Rumah yang Tidak Kibarkan Bendera Merah Putih. Nasionalis Banget!

05 Januari 2023 · 3 min read Author: Shafira Chairunnisa

bendera merah putih

Cuma di desa ini, semua warga harus mengibarkan bendera merah putih. Kalau dilanggar, bantuan dari pemerintah akan ditahan oleh ketua desa!

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, rasa nasionalisme masyarakat tentunya semakin meningkat.

Peristiwa ini pun bisa kamu temukan di sebuah desa di kawasan Jombang, Jawa Timur yang mewajibkan semua warganya untuk mengibarkan bendera merah putih.

Konon, jika tidak dilakukan nantinya bantuan pada orang tersebut akan ditahan oleh para pengurus desa!

Melansir dari kabarjombang.com, simak kisah desa unik ini di sini!

Mewajibkan Semua Rumah Mengibarkan Bendera Merah Putih

pengibaran bendera merah putih

sumber: ambonews.com

Desa nasionalis ini berada adalah Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Menurut Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi, sudah menjadi kewajibannya untuk mengedukasi masyarakat desanya.

Salah satu edukasi yang harus ia sampaikan adalah mengibarkan bendera merah putih jelang tanggal 17 Agustus.

“Itu dilakukan karena memang kewajiban kami, tiga pilar untuk mengedukasi masyarakat, yakni kewajiban memasang bendera,” ungkapnya dilansir dari kabarjombang.com, Rabu (3/8/2022).

Erwin pun dengan giat melakukan inspeksi ke setiap rumah dan toko di desanya untuk memantau apakah ada bendera berkibar atau tidak.

“Tadi ketika melakukan inspeksi turun ke lapangan dengan tiga pilar desa, memang ada beberapa warga yang tidak memasang bendera. Memang hal itu terjadi setelah saya melihat, karena ada berbagai macam penyebab mengapa warga ada yang tidak memasang bendera,” ucapnya.

Ada banyak alasan mengapa warga enggan mengibarkan bendera.

Beragam alasan tersebut di antaranya adalah tidak punya bendera, lupa, atau memasang bendera dengan cara yang tidak layak.

Memberikan Sanksi pada Orang yang Melanggar

bendera merah putih desa kepatihan

sumber: metrobali.com

Erwin pun menerangkan, orang yang enggan mengibarkan bendera merah putih akan segera diberi sanksi.

Sanksi tersebut adalah menahan bantuan yang disalurkan dari BLT, BPNT, dan PKH pada masyarakat menengah ke bawah.

Tapi, manakala mereka tidak punya uang untuk membeli bendera, silahkan datang ke kantor desa maka akan kami berikan bantuan. Saya ingin mereka jadi warga negara yang baik, jadi hanya ingin bantuan dari pemerintah, tapi kewajibannya tidak dipenuhi,” pungkasnya.

Kepala Desa Kepatihan ini pun mengatakan aturan ini bukan ia paksakan secara subjektif, tetapi memang sudah ada dalam undang-undang.

Aturan ini tertulis dalam Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Dalam Pasal 7 ayat (3) UU No 24 Tahun 2009 disebutkan bahwa bendera negara wajib dikibarkan pada setiap peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus.

Temukan inspirasi menarik seputar hunian dan tips bangun rumah, selengkapnya di artikel.rumah123.com.

Wujudkan hunian idaman kamu seperti Gateway Park of LRT City, hanya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!


Tag: , ,


Shafira Chairunnisa

Content Writer

Lulusan Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan dan pernah bekerja sebagai jurnalis di media nasional. Sekarang fokus menulis tentang properti, gaya hidup, desain, dan politik luar negeri. Senang bermain game di waktu senggang.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA