Bus Transjakarta saat melintas di Halte CSW, Jakarta. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

Mulai Senin (23/10/2017), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melaksanakan pembukaan rute baru demi mengurangi kemacetan di sekitar proyek pembangunan underpass dan flyover.

Adanya rute baru sebagai alternatif ini diharapkan mampu mempersingkat waktu perjalanan penumpang Transjakarta. Pelaksanaanya pun akan terus dipantau Pemerintah Provinsi DKI.

Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono, menyatakan, ada 3 rute ekspres dan 3 rute lintas yang dapat memangkas waktu tempuh perjalanan bus Transjakarta.

Baca juga: Ini Dia, Bus Transjakarta Premium Mega City Bekasi-Plaza Senayan

"Ini adalah solusi yang kami berikan supaya masyarakat bisa memanfaatkan waktu dengan lebih produktif," katanya seperti dikutip dari Antaranews.com, Senin (23/10/2017).

Tiga rute ekspres itu yakni: PGC-Tanjung Priok (via tol), Tanjung Priok-PGC (via tol) dan Kampung Rambutan-Kampung Melayu (via tol).

Sedangkan tiga rute lintas yakni: Pulogadung-Harmoni (via Koridor 10 dan Koridor 4), Cililitan-Dukuh Atas (via Koridor 10 dan Koridor 4), dan Monas-Ragunan (via Koridor 13).

Baca juga: Hanya 30 Menit, Ciledug-Tendean dengan Bus Transjakarta!

"Rute ekspres dan rute lintas itu untuk sementara hanya dioperasikan setiap hari pada jam-jam sibuk. Tapi, kami juga terus melihat perkembangan dari implementasi rute-rute tersebut di lapangan," katanya menambahkan.

Pada rute ekspres dan rute lintas tersebut, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiagakan 222 petugas untuk membantu mengatur lalu-lintas kendaraan.

"Ada sebanyak 222 petugas yang kami kerahkan untuk membantu kelancaran penerapan rute ekspres dan rute lintas Transjakarta," kata Wakil Kepala Dishub DKI, Sigit Wijatmoko, seperti dikutip dari sumber yang sama.

Baca juga: Bekasi-Jakarta Ga Perlu Bawa Mobil Pribadi, Ada Transjabodetabek Premium

Para petugas tersebut akan membantu pengaturan lalu lintas kendaraan di jalur yang dilintasi bus-bus Transjakarta rute alternatif ekspres dan lintas. "Termasuk melakukan sterilisasi jalur, pengaturan putaran dan lain-lain," kata Sigit.

Ia berharap keberadaan para petugas pendukung tersebut bisa memperlancar operasi bus Transjakarta di jalur-jalur yang baru. "Apalagi rute-rute baru itu memang dibuat untuk menghindari kemacetan. Kami akan bantu untuk pengaturan lalu-lintas di sekitar simpang di sepanjang rute alternatif itu," tutur Sigit.

Bagikan: 802 kali