Foto: Rumah123/Getty
 

Kalau udah kerja, emang seharusnya punya apa? Kalau kamu bisa nanya kayak gitu ke diri sendiri itu bagus banget! Tapi, masalahnya, pernah ga kamu gitu?

Pernah ga kepikir sama kamu tentang siklus kehidupan manusia? Lahir, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, pensiun. Umumnya sih emang kayak gitu ya siklus besar manusia. Tapi, maksudnya siklus di sini adalah tahapan kehidupan yang berhubungan sama penghasilan kamu yang pada akhirnya bisa bikin kamu ‘survive’ sampe masa pensiun. Pensiun? Jauh amat mikirnya sampe pensiun. Iya dong, emangnya ada yang mikirin masa pensiun kamu kalau bukan kamu sendiri?

Baca juga: Titip Rumah ke Ortu Jadi Andalan Saat Mudik ke Mertua

Menurut perencana keuangan Ligwina Hananto dalam bukunya, Untuk Indonesia yang Kuat, ada empat tahapan kehidupan seseorang dalam perencanaan finansial. Kamu perlu tahu empat tahapan itu supaya bisa hidup sejahtera sampe masa pensiun nanti.

Tahap Fresh-graduate

Kalau kamu baru aja lulus kuliah, biasanya sih ga kepikir merencanakan keuangan, wong duitnya juga belum banyak, iya ga? Biarpun gitu, sebenarnya good money habit udah bisa kamu mulai tuh di tahap ini. Kalau belum kepikir atau tepatnya belum berani merencanakan beli rumah, ya nabung aja dulu, jangan boros atau foya-foya.

Tahap Tiga Puluhan Awal

Di tahapan ini mungkin kamu udah menikah, mungkin juga belum sih. Tapi, jangan mikir punya rumah tuh kalau nanti udah nikah aja. Kalau belum nikah ya numpang tinggal aja sama ortu atau ngekos aja. Wah, kalau mikirnya kayak gitu kamu ga mendidik diri itu namanya.

Mikirnya gini dong, umur udah kepala tiga tapi rumah belum punya? Masak sih masih numpang-numpang sekalipun itu ama ortu? Tapi, kalau kamu terpaksa tinggal sama ortu karena ada alasan semisal ortu sakit atawa ga ada yang nemenin di rumah, ya ga pa pa kamu tinggal sama ortu. Tapi, kamu tetap harus pastikan punya rumah yang bisa kamu sebut milik kamu sendiri.

Baca juga: Tahun Ini Wajib Beli Hunian, Rugi Kalau Ga!

Tahap Empat Puluhan

Wah, kalau kamu sudah di tahap ini ga ada cerita belum punya rumah nih. Rumah pertama itu aset berharga kamu. Kalau aset pertama aja belum punya, gimana mau punya aset yang lain? Iya ga?

Supaya di tahap ini kamu sudah punya rumah, ya di tahap sebelumnya kamu harus bekerja keras dan bekerja cerdas agar bisa beli hunian, semisal dengan punya pekerjaan sampingan yang menambah penghasilan. Kalau di tahap empat puluhan harusnya sih kamu udah punya pendapatan pasif, bukannya pendapatan sampingan lagi.

Tahap Pensiun (Di atas 55 Tahun) 

Nah, di tahapan ini, kalau kamu masih bekerja ya mestinya memang karena kamu senang bekerja. Pasalnya, kebutuhan hidup kamu sudah terkover dana pensiun yang kamu kumpulkan sejak masuk ke dunia kerja. Kalau bukan gitu, ya kamu ga masuk kategori sejahtera.

Nah, kamu di tahapan mana saat ini? Udah punya rumah belum? Kalau belum, beli sekarang!

Bagikan: 789 kali