Portrait of young man suffering for depression Ilustrasi kaum millennial yang kebingungan. Foto. Rumah123/iStock

Terus menunda membeli rumah, bisa jadi kamu baru akan hunian sendiri sekitar 175 tahun tahun lagi. Mau?

Kemungkinan memiliki rumah di kurun waktu selama itu sudah mulai diprediksi terjadi di Inggris. Pasalnya, harga rumah naik 14 kali lebih cepat ketimbang gaji karyawan.

"Ah, cuma terjadi di Inggris kok!"

Jangan pernah berpikir seperti itu, karena tren kenaikan harga properti yang lebih cepat daripada gaji itu terjadi nyaris di seluruh dunia, pun Indonesia. Hitung saja berapa kenaikan gaji kamu per tahun. Bandingkan dengan kenaikan harga rumah per tahun.

Baca juga: Sudah Lama Mengontrak? Hati-Hati, Bikin Ga Bisa Beli Rumah, Lho!

Kembali ke Inggris, meski harga rumah di negara ini terbilang menggila, terutama di London, kaum millennial masih punya cara cadangan untuk mewujudkan impiannya tersebut. Adalah mengajukan kredit yang cukup besar ke  sektor perbankan.

Mengutip Quartz, masalah lanjutan adalah kesanggupan membayar cicilannya. Bank sulit menyetujui aplikasi kredit mereka lantaran penghasilan per bulannya diperkirakan sulit untuk membayar cicilan.

Berbeda di Indonesia, perbankan dan pemerintah sudah memiliki program yang akan mempermudah kaum millennial membeli hunian pribadinya. Belum sanggup? Yakin belum sanggup?

Baca juga: Usul Ga Pake Lapor NPWP bagi KPR Subsidi MBR

Menurut data Bank Tabungan Negara (BTN) mulai Januari-20 Oktober 2016, akad KPR non-subsidi untuk usia 21-30 tahun berjumlah 5.942.

Menurut Sales Development Department Head BTN untuk KPR Non-Subsidi Mortgage and Consumer Lending, Irwan Prawira, para nasabahnya ini bukan membeli rumah untuk investasi. "Sebagian besar rumah itu ditempati," kata Irwan menjelaskan kepada Rumah123, Kamis (20/10).

Jadi, kalau sudah banyak yang membuktikan mampu membeli rumah sendiri, kenapa kamu tidak?

Bagikan:
1588 kali