Ingin memperbarui desain interior rumah kamu? Di tahun 2020, ada berbagai tren-tren baru yang mulai bermunculan dan bisa kamu terapkan di dalam rumah.

Mulai dari permainan warna baru hingga desain maksimalis yang tetap elegan dan simpel. Mau tahu apa saja? Yuk simak tren desain interior tahun 2020 ini!

Gaya Maksimalis

Desain interior maximalist juga menjadi salah satu tren di tahun depan - rumah123.com Desain interior maksimalis juga menjadi salah satu tren di tahun depan (Rumah123.com/Getty Images).

Jika pada tahun lalu gaya minimalis menjadi tren untuk desain interior. Maka di tahun 2020 adalah kebalikannya. Gaya maksimalis menjadi tren baru untuk diterapkan di dalam interior rumah.

Ciri ciri dari gaya maksimalis adalah gaya yang hadir dengan pencahayaan yang terang dan visual yang mewah. Ada banyak perpaduan elemen dan warna yang dihadirkan pada gaya maksimalis sehingga ruangan terlihat elegan dan mewah.

Berbeda dengan kesan minimalis yang menimbulkan suasana tenang dan damai, pada desain maksimalis aura keceriaan dan kebebasan lebih ditonjolkan. Tak heran banyak kafe kafe atau tempat makan yang juga menerapkan desain interior seperti ini agar suasana yang ditimbulkan terasa menyenangkan dan ceria.

Perbanyak Tanaman atau Aksen Tanaman

Tanaman di bagian dalam rumah juga menjadi tren desain interior 2020 (Rumah123.com/Getty Images) Tanaman di bagian dalam rumah juga menjadi tren desain interior 2020 (Rumah123.com/Getty Images)

Tanaman di dalam rumah? Mengapa tidak? Kamu bisa menambahkan berbagai tanaman hidup di dalam rumahmu seperti tanaman lidah mertua, sukulen mini, aglaonema dan lain sebagainya. Namun apabila kamu merasa terlalu ribet dengan tanaman hidup yang harus dirawat setiap hari. Maka kamu dapat menggunakan aksen tanaman seperti lukisan bertemakan tanaman atau dekorasi yang memiliki aksen tanaman seperti akar rotan kayu, serutan pohon oak dan lain sebagainya.

Baca juga: 11 Model Plafon Minimalis Ini Bikin Interior Rumah Tampak Mewah

Karpet di Berbagai Tempat

Penggunaan karpet dengan jumlah banyak juga menjadi tren di tahun 2020 - Rumah123.com Penggunaan karpet dengan jumlah banyak juga menjadi tren di tahun 2020 - (Rumah123.com/Getty Images)

Mendukung tren interior maksimalis. Penggunaan karpet juga mendukung gaya interior ini. Tidak hanya ditaruh di ruang tamu dan ruang keluarga saja. Kamu bisa menggunakan karpet bahkan hingga ruang tidur dan ruang bermainmu!

Pilihlah corak karpet yang sesuai dengan tema interior kamu. Misalkan, interior bertemakan warna coklat akan menjadi lebih hidup dengan karpet berwarna oranye atau kuning tua, atau interior berwarna biru akan lebih hidup dengan perpaduan karpet warna lembayung yang dipadukan dengan warna terang.

Tema Laut dan Pantai

Tema laut dan pantai yang menggunakan banyak aksen kayu serta warna-warna terang juga bisa kamu pilih - Rumah123.com Tema laut dan pantai yang menggunakan banyak aksen kayu serta warna-warna terang juga bisa kamu pilih - Rumah123.com/Getty Images

Untuk menambah keceriaan di dalam interior rumah kamu. Tema laut dan pantai juga bisa kamu terapkan. Tema ini menggunakan banyak aksen kayu dan warna-warna terang sebagai penggambaran laut yang hangat, ceria dan penuh kebebasan.

Baca juga: Bata Ekspos untuk Interior Rumah? Ini Plus Minusnya

Teraso atau Terrazo

Gaya teraso adalah gaya abstrak atau acak yang menghiasi dinding dinding dan lantai rumah - Rumah123.com Gaya teraso adalah gaya abstrak atau acak yang menghiasi dinding dinding dan lantai rumah (Rumah123.com/Getty Imaes)

Gaya teraso atau yang berarti teras dalam bahasa italia adalah gaya abstrak atau acak yang menghiasi dinding dinding dan lantai rumah. Gaya ini dulu pernah populer di medio 80-90 an dan kembali menjadi populer di tahun 2019.

Ciri khas dari gaya ini adalah banyaknya elemen bermotif abstrak yang terbuat dari berbagai macam bahan yang menempel pada dinding atau motif lantai rumah. Penggunaan gaya interior teraso seperti ini akan menimbulkan kesan retro dan elegan.

Nah bagaimana? Tren interior untuk tahun 2020 banyak yang menarik kan. Jadi, yang mana yang kamu suka?

Bagikan: 1976 kali