transjakarta ganjil genap- rumah123.com Ilustrasi Bus. Transjakarta Menambah Jumlah Armada Bus Pada Kawasan yang Menetapkan Pembatasan Kendaraan Sistem Ganjil Genap (Foto: Rumah123/Getty Images)

Transjakarta melakukan sejumlah hal terkait perluasan sistem pembatasan kendaraan ganjil genap. Salah satunya adalah menambah rute baru.

Operator BRT (Bus Rapid Transit) Transjakarta, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menambah rute baru dan memberikan informasi parkir terdekat terkait dengan perluasan sistem pembatasan kendaraan ganjil genap.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja memberlakukan perluasan ganjil genap mulai Senin (9/9/2019). Saat ini, ada 25 ruas jalan yang memberlakukan ganjil genap. Sebelumnya hanya ada sembilan ruas jalan.

Baca juga: Transjakarta Tambah Angkutan Mikrotrans Hingga 1.441 Armada

Uji coba sudah dilakukan selama satu bulan dari Agustus hingga September 2019. Dinas Perhubungan melakukan sosialiasi pada 16 ruas jalan baru.

Perluasan sistem ganjil genap ini memiliki sejumlah tujuan. Pemprov DKI Jakarta ingin menurunkan polusi udara dan juga berharap masyarakat bisa beralih ke transportasi massal.

Semua ruas jalan yang memberlakukan ganjil genap ini telah memiliki jalur transportasi massal seperti Transjakarta dan MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu).

Transjakarta Siapkan Area Park and Ride

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di rute-rute yang terkena perluasan ganjil genap, Transjakarta telah memberikan sejumlah informasi mengenai tempat parkir terdekat dengan layanan Transjakrta.

Situs berita online CNNIndonesia.com melansir pernyataan Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetia Budi bahwa pihaknya telah mengumumkan informasi tersebut melalui media sosial.

Transjakarta memberikan informasi park and ride terdekat dengan layanan Transjakarta. Penumpang bisa memarkir mobil di area parkir dan melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta.

Transjakarta Tambah Jumlah Rute Baru

Transjakarta juga telah menyiapkan armada baru dan juga rute baru. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang pada koridor Transjakarta yang terkena perluasan ganjil genap.

Prasetia menyatakan Transjakarta akan menambah 48 rute baru. Sebanyak 21 rute akan dilalui oleh BRT, 23 rute non BRT, dan empat rute tambahan bus Mikrotrans.

Namun, dia belum memaparkan lebih detail mengenai 48 rute baru ini. Prasetia cuma menyatakan sederetan rute baru tersebut masuk dalam perluasan kawasan ganjil genap.

Baca juga: Transjakarta Buka 3 Rute Baru Angkutan Kota Mikrotrans

Selain menambah rute, Transjakarta akan memperluas sejumlah halte yang memiliki kapasitas kecil seperti Halte Velodrome, Tosari, dan lainnya. Halte akan diperluas supaya bisa mengakomodasi pertambahan jumlah penumpang.

Prasetia berharap lebih banyak masyarakat yang beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Dia juga optimistis kalau Transjakarta bisa memberikan layanan Transjakarta yang aman dan nyaman.

Transjakarta juga telah terintegrasi dengan sejumlah transportasi massal lainnya seperti MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu) Jakarta dan LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jakarta. Namun, LRT Jakarta memang belum beroperasi secara komersial.

Rencananya, seluruh transportasi massal terintegrasi di kawasan Dukuh Atas. Masyarakat bisa berganti moda transportasi seperti bus Transjakarta, MRT, LRT, Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, hingga kereta bandara Railink.

Baca juga: LRT Jakarta Resmi Terintegrasi dengan Transjakarta Koridor 4

Bagikan: 310 kali