Ilustrasi Bus (Foto: Rumah123/Realestate.com.au)

PT Transjakarta akan menambah jumlah rute Jak Lingko pada 2019. Selain itu, operator akan memodifikasi rute atau trayek angkutan.

Saat ini, sudah ada 33 rute Jak Lingko yang telah beroperasi. Jumlah ini sudah mencakup 67 persen populasi di provinsi DKI Jakarta. Transjakarta berencana untuk mengoperasikan 63 trayek angkutan umum pada 2019.

Jak Lingko merupakan program transportasi satu harga untuk satu kali perjalanan yang dirilis oleh Pemprov DKI Jakarta di bawah pemerintahan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Baca juga: Penumpang Transjakarta Tercatat 189 Juta, Kamu Termasuk Ga Sih

Gubernur Anies Baswedan menginginkan melalui Jak Lingko, angkutan umum seperti bus kecil, medium, dan besar dapat terintegrasi dengan transportasi massal seperti LRT (Light Rapid Transit), MRT (Moda Raya Terpadu), kereta listrik commuter line, dan bus Transjakarta.

“Total rute yang akan dilayani sampai akhir 2019, 63 rute,” kata Direktur Operasional PT Transjakarta, Daud Joseph seperti dilansir oleh Kompas.com.

Selain itu, rute atau trayek yang akan diluncurkan belum tentu mengikuti rute angkutan umum yang telah ada sebelumnya. Trayek tersebut bisa dimodifikasi untuk mengikuti perubahan kondisi jalan dan permukiman.

Baca juga:  MRT Fase II Groundbreaking Januari 2019, Yuk Cari Hunian Terintegrasi Transportasi Massal

Daud memberikan contoh mikrolet M44 yang memiliki trayek Tebet-Karet. Dia mengisahkan kalau zaman dulu, Jalan Casablanca atau Jalan Abdullah Syafei masih jalan baru dan diisi oleh angkutan umum kecil.

Namun sekarang, jalan ini sudah menjadi jalan besar. Lantaran itu, angkutan umum kecil akan dimodifikasi ke jalan yang lebih kecil. PT Transjakarta akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelum merilis trayek tersebut.

Jika angkutan umum dan juga transportasi massal sudah terintegrasi, kamu enak lho. Kamu bakal bisa menghemat ongkos untuk pergi ke tempat beraktivitas.

Baca juga:  Ingat Ya Gaes, LRT Kelapa-Velodrome Sudah Beroperasi Mulai Februari 2019

Bayangkan kalau kamu hanya perlu mengeluarkan sedikit uang untuk bisa berganti-ganti angkutan. Buat kamu yang terbiasa naik Transjakarta, kamu hanya perlu mengeluarkan Rp3.500 untuk rute cukup jauh kan?

Mulai dari sekarang, biasakan naik transportasi massal. Kalau kamu bisa berhemat, kamu bisa menyisihkan dana banyak untuk menabung uang muka beli rumah dan juga cicilan KPR (kredit pemilikan rumah).

Bagikan: 1743 kali