OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Kisah Putri Kiai yang Putuskan untuk Jadi Transgender, Dulunya Berhijab!

07 Agustus 2022 · 3 min read Author: Nik Nik Fadlah

anak kiai transgender

Amar Alfikar, seorang putri kiai yang dulunya berhijab dan memutuskan untuk menjadi transgender. Simak kisahnya di sini.

Bukan merupakan hal yang mudah untuk memutuskan menjadi seorang transgender. Terlebih lagi, hingga saat ini isu transgender masih menjadi polemik di tengah masyarakat. 

Hal itulah yang juga dirasakan oleh Amar Alfikar, yang terlahir menjadi seorang perempuan dan memutuskan untuk menjadi transpria.  

Amar berasal dari keluarga yang taat agama. Ayahnya adalah seorang kiai yang dihormati oleh masyarakat.  

Amar pun mengalami pergulatan batin dalam transisi untuk menjadi seorang transgender, dari yang tadinya berhijab menjadi bersarung.  

Penasaran dengan kisah selengkapnya? Simak di bawah ini. 

Kisah Amar Alfikar, Putri Kiai yang Putuskan Menjadi Transgender 

Merasa Berbeda Sejak Kecil 

kisah transgender berhijab

Sumber.BBC.com

Sejak kecil Amar memang terlahir sebagai perempuan. Namun, ia tidak merasa bahwa dirinya adalah seorang perempuan.  

Lingkungan di sekitar Amar mengatakan bahwa ia hanya seorang perempuan yang tomboy dan seiring waktu akan berubah. 

Namun nyatanya, perasaan tersebut tidak berubah bahkan hingga ia dewasa. Amar juga merasa tersiksa ketika dirinya diharuskan menggunakan hijab atau jilbab di sekolah. 

Didiagnosis Gender Dysphoria 

Perasaan yang dialaminya tersebut membuatnya memutuskan pergi ke psikolog. Ia pun didiagnosis memiliki gender dysphoria 

Sebagai informasi, gender dysphoria adalah kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami ketidakcocokan antara jenis kelamin biologis dan identitas gender pribadi.  

Amar sendiri telah menjalani hidup selama belasan tahun sebagai perempuan. Namun menurutnya, tubuh, kesadaran, dan jiwanya adalah laki-laki. 

Menghadapi Stigma Sosial 

Stigma negatif pada transgender yang diberikan oleh masyarakat membuatnya membenci dirinya sendiri. Bahkan, ia pun sempat menyakiti diri dan merasa tidak layak dihargai karena dia “berbeda”. 

Pada tahun 2012, ia bersama dengan ibunya berangkat haji. Amar meminta permohonan kepada Tuhan untuk menunjukkan siapa dirinya sebenarnya. 

“Saya tidak bisa mencintai diri saya, karena saya tidak tahu diri saya siapa. Setelah saya pulang haji, kegelisahan ditempatkan sebagai perempuan itu justru semakin kuat,” ungkapnya dikutip dari BBC.com. 

Putuskan untuk Bercerita pada Keluarga 

kisah transgender muslim

Sumber: BBC.com

Amar pun akhirnya memutuskan untuk bercerita pada keluarganya.  

Ia sempat mengira bahwa akan ditolak dan diusir oleh keluarganya sendiri.  

Pasalnya, Amar terlahir dengan didikan agama yang kuat. Mengaji, salat, dan menjalankan ibadah lainnya merupakan keseharian Amar.  

Tak seperti apa yang ia bayangkan, sang ibu justru menjadi orang pertama yang menerima dirinya.  

Proses perubahan yang dilakukan oleh Amar belangsung secara perlahan.  

Sebagai umat Muslim, Amar mengaku menyadari bahwa agama Islam dengan jelas melarang perbuatan tersebut.  

Kendati demikian, ia merasa lebih dekat dengan Tuhan ketika ia bertransisi.  

Sering dapat Hujatan  

Amar mengaku bahwa dirinya sering mendapat hujatan dari masyarakat. Keluarnya pun demikian.  

Seiring berjalannya waktu, Amar pun mulai diterima di masyarakat. 

“Dan orang menerima pun pasti berproses, tidak mungkin orang menerima orang lain yang berbeda dalam sekali duduk. Ada proses perjumpaan, ada dialog,” lanjutnya.  

Itulah kisah mengenai transgender yang memutuskan untuk mengubah identitasnya. 

Ingin mengetahui kisah lainnya? Kamu bisa membacanya di artikelrumah123.com.

Kamu juga bisa mendapatkan berita properti dan informasi menarik lainnya, lo!

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti tepercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com dan 99.co untuk mendapatkan penawaran terbaik seperti di Kenari Kebonkopi Alamsari Bandung.

 


Tag: ,


Nik Nik Fadlah

Content Writer

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan yang kini menjadi penulis di Rumah123 dan Berita 99. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA