Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung- rumah123.com Ilustrasi Jalan Tol. Masyarakat Bisa Menggunakan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung Secara Gratis Selama Sebulan (Foto: Rumah123/Getty Images)

Ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung beroperasi gratis selama satu bulan. Tol ini resmi beroperasi sejak Jumat (15/11/2019).

Presiden Joko Widodo telah meresmikan jalan tol terpanjang di Indonesia saat ini. Ruas ini adalah Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung atau Tol Terpeka.

Ruas ini merupakan bagian dari Trans Sumatera. Presiden meresmikan ruas tol di Gerbang Tol Simpang Pematang Lampung. Joko Widodo didampingi oleh sejumlah menteri serta gubernur Lampung dan gubernur Sumatera Selatan.

Baca juga: Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung Resmi Beroperasi

Ruas ini memiliki panjang 189,2 kilometer. Tol ini menghubungkan beberapa kawasan di propinsi yang memiliki jumlah penduduk terbanyak nomor dua dan tiga di Sumatera.

Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung ini juga menghubungkan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Ruas tol yang disebut belakangan sempat menjadi tol terpanjang di Indonesia dengan rute sepanjang 140 kilometer. Trans Sumatera memiliki sejumlah ruas tol terpanjang di Indonesia.

Pada akhir 2019, pemerintah menargetkan akan menyelesaikan tol hingga ke Palembang, ibu kota Sumatera Selatan. Nantinya, Bakauheni di Lampung dan Palembang akan terkoneksi dengan tol.

Baca juga: 5.200 Kilometer Jalan Tol Akan Dibangun Hingga 2024, Mau Investasi Properti Di Mana?

Bakauheni dengan Palembang memiliki jarak 365 kilometer. Sebelum ada tol, kedua kota ini ditempuh dengan waktu 10-12 jam. Namun, jika sudah ada tol, maka jarak tempuh bisa dipersingkat menjadi 4-6 jam saja.

Tol Terpeka Gratis Selama Sebulan, Tarif Tol Belum Diputuskan

Presiden menyatakan tol ini digratiskan selama sebulan. Hal ini diungkapkan oleh Joko Widodo setelah meresmikan ruas tol.

Dia menyatakan mendengar rencana menggratiskan ruas tol ini dari Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo. Hutama Karya merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang membangun ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung ini.

Biasanya, jalan tol setelah diresmikan memang bisa digunakan oleh masyarakat secara gratis. Pemerintah baru memberlakukan tarif beberapa waktu kemudian.

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Siap Beroperasi Pada Awal Desember 2019

Laman berita online Detik.com mengutip pernyataan Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Endra S. Atmawidjaja bahwa Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung masih gratis selama 2-4 minggu masa uji coba.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang akan mengeluarkan kebijakan dan menentukan tarif tol. Sementara Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyatakan penentuan tarif tol Terpeka, BPJT masih menanti keputusan presiden dan menteri PUPR.

Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung Terbagi Dalam Dua Seksi

Ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung terbagi dalam dua seksi. Seksi I adalah ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang yang memiliki panjang 112,2 kilometer.

Seksi II adalah Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 kilometer. Ruas tol ini mempunyai 17 jembatan, 6 simpang susun, dan 23 underpass.

Tol ini memiliki jalur utama selebar 3,6 meter. Setiap lajur mempunyai enam gerbang tol. Ruas ini dapat menampung volume kendaraan lebih dari 6.400 kendaraan per hari.

Baca juga: Akan Memiliki 5 Tol Baru, Investasi di Yogyakarta-Semarang-Solo Semakin Menarik

Bagikan: 1838 kali