Jalan Tol- Rumah123.com Ilustrasi Jalan Tol. Kementerian Perhubungan Menargetkan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang Merupakan Ruas Tol Pertama di Kalimantan Bisa Beroperasi Pada Akhir 2019. (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pembangunan jalan tol pertama di Kalimantan sudah mencapai 90,19 persen. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan Samarinda ini akan beroperasi pada akhir 2019.

Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) memiliki panjang 99,35 kilometer. Pembangunan jalan tol ini sudah dilakukan sejak November 2016 lalu. PT Jasamarga Balikpapan Samarinda akan mengelola jalan tol yang biaya pembangunannya mencapai Rp9,97 triliun.

Balsam akan menjadi jalan bebas hambatan pertama di Kalimantan. Jawa memiliki Trans Jawa, Sumatera mempunyai Trans Sumatera, sementara Sulawesi juga telah memiliki jalan tol dan akan mempunyai Trans Sulawesi.

Baca juga: Mudik Lebaran Lewat Jalan Tol Trans Jawa, Jangan Lupa Isi E-Toll yang Banyak

Samarinda merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Timur. Sementara Balikpapan adalah kota industri dan perdagangan terbesar di Kalimantan. Balikpapan juga menjadi kota terbesar kedua di Kaltim.

Situs Detik.com melansir bahwa pembangunan jalan tol ini telah mencapai 90,19 persen. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyitir perkembangan pembangunan jalan ini hingga awal Juli 2019.

Pembangunan Seksi I dan Seksi V sudah mencapai 92,91 persen. Sementara Seksi II, Seksi III, dan Seksi IV, perkembangan pembangunannya telah mencapai 92,51 persen. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berharap bahwa jalan tol ini bisa beroperasi pada akhir 2019.

Baca juga: Siapa Mudik Lebaran Lewat Trans Sumatera, Pastikan Tahu Tarif Tolnya

Jalan tol Balikpapan-Samarindah ini mempunyai lima seksi. Seksi I menghubungkan Samarinda dengan Samboja dengan panjang 22,03 kilometer (km).

Seksi II merupakan ruas antara Samboja-Muara Jawa sepanjang 30,98 km. Seksi III adalah ruas antara Muara Jawa-Palaran sepanjang 17,5 km.

Kemudian Seksi IV adalah Palaran-Samarinda sepanjang 17,95 km. Dan terakhir adalah Seksi V yang merupakan ruas Balikpapan-Sepinggan sepanjang 11,09 km.

Baca juga: Tol Trans Sumatera Terbanggi Besar-Kayu Agung Beroperasi Pada Agustus 2019

Selain itu, jalan tol Balikpapan-Samarinda ini juga menjadi jalan akses yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan. Jalan menuju ke bandara ini dapat ditempuh dalam durasi sekitar 15-20 menit melalui Seksi V Balikpapan-Sepinggan.

Bandara ini hanya berjarak sekitar 8 km dari Seksi V. Bandara yang dulu bernama Bandara Sepinggan ini menjadi bandara tersibuk ketujuh di Indonesia setelah Jakarta, Denpasar, Surabaya, Makassar, Medan, dan Yogyakarta.

Penyelesaian jalan tol pertama di Kalimantan tentunya akan semakin membuat pulau ini memiliki daya tarik untuk investasi properti. Apalagi pemerintah berencana untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke salah satu kawasan di Kalimantan. Bahkan, rencana pindah ditargetkan pindah pada 2024.

Baca juga: Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Selesai Pada September 2019

Bagi kamu investor properti, saatnya untuk melirik Kalimantan sebelum berkembang lebih pesat lagi. Balikpapan sendiri merupakan salah satu kota industri yang berkembang.

Sejumlah perusahaan pengembang besar telah membangun perumahan di Balikpapan, salah satunya Sinar Mas Land. Jadi kira-kira kamu tertarik untuk berinvestasi properti di Kalimantan?

Bagikan: 1600 kali