Ilustrasi Jalan Tol. Jalan Tol Kunciran-Serpong Ditargetkan Beroperasi Pada November 2019. Tol Ini Merupakan Bagian dari Jakarta Outer Ring Road 2 (Foto: Rumah123/Getty Images)

Perkembangan pembangunan Jalan Tol Kunciran-Serpong sudah mencapai 97,02 persen. Ruas tol ini ditargetkan beroperasi pada November 2019.

Situs berita online Bisnis.com melansir bahwa pembangunan Tol Kunciran-Serpong telah mencapai 97,02 persen hingga awal September 2019. Pekerjaan yang tersisa hanyalah pengerjaan dua jembatan saja.

“Tiga persen sisa pekerjaan keseluruhan merupakan penyelesaian pekerjaan Jembatan Bhayangkara lama dan Jembatan Dua Bintaro yang ditargetkan rampung sebelum akhir September 2019. Jadi, target pengoperasian pada November 2019 dapat tercapai,” ujar Presiden Direktur PT Marga Trans Nusantara Truly Nawangsasi.

Baca juga: Batam Akan Miliki Jalan Tol, 70 Persen Didesain Melayang

Tol Kunciran-Serpong ini terbagi dalam dua paket pengerjaan. Paket pertama adalah ruas Kunciran-Parigi sepanjang 6,9 kilometer. Pembangunan ruas ini telah selesai hingga 95,39 persen.

Paket kedua adalah ruas Parigi-Serpong sepanjang 4,3 kilometer. Pengerjaan ruas tol ini telah selesai sepenuhnya. Ruas ini diharapkan bisa memecahkan penumpukan serta kemacetan di Jalan Tol Dalam Kota dan JORR (Jakarta Outer Ring Road).

Ruas Tol Kunciran-Serpong merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2). Nantinya, rual tol ini juga akan menghubungkan Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten hingga Cibitung, Jawa Barat.

Baca juga: November 2019, Ruas Tol Kayu Agung-Palembang Akan Beroperasi

Selain itu, ruas tol ini akan menjadi bagian dari Tol Kunciran-Cengkareng. Ruas Tol Kunciran-Serpong juga akan terhubung dengan Tol Cinere-Serpong.

Pengelolaan jalan tol ini akan dilakukan oleh salah satu anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yaitu Marga Trans Nusantara. Sementara anak usaha Jasa Marga lainnya, Cinere Serpong Jaya akan mengelola Tol Cinere-Serpong.

BPJT Optimistis Tol Kunciran-Serpong Beroperasi Pada Kuartal Empat 2019

Situs berita online Kompas.com mengutip pernyataan dari Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengenai perkembangan konstruksi rual tol ini.

Danang optimistis bahwa pembangunan ruas Tol Kunciran-Serpong ini akan selesai pada akhir September 2019 sehingga bisa dioperasikan pada kuartal empat 2019.

Setelah selesai, Marga Trans Nusantara akan melakukan tahap uji laik fungsi dan uji laik operasi. Ketika tahap uji laik ini dilangsungkan, operator akan mengutamakan keamanan, kerapihan, dan kebersihan jalan.

Tol Kunciran-Serpong Bagian dari JORR 2

Tol Kunciran-Serpong ini merupakan salah satu ruas tol dari JORR 2. Ada tujuh ruas tol dalam JORR 2 ini yaitu Bandara Soekarno Hatta-Kunciran, Kunciran-Serpong, Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi, Depok-Antasari, Cimanggis-Cibitung, dan Cibitung-Cilincing.

JORR 2 ini memiliki panjang 110,4 kilometer. Jalan Tol ini menghubungkan Jakarta dengan daerah penyangga seperti Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, Depok, dan Bekasi. Sejumlah ruas tol yang menjadi bagian JORR 2 telah selesai dibangun yaitu Cinere-Jagorawi dan Depok-Antasari.

Saat JORR 2 mulai beroperasi kelak, tol ini akan mempermudah pengendara dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) bisa menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan juga sebaliknya.

Tidak hanya itu, keberadaan jalan tol akan menaikkan nilai properti di sepanjang jalur. Kehadiran infrastruktur memang selalu mendongkrak nilai jual properti.

Baca juga: Tol Pertama di Kalimantan Bakal Beroperasi Pada Akhir 2019

Bagikan: 1522 kali