rumah indent

Ade Saputra memaparkan tips sukses agen properti dalam memasarkan rumah indent yang dibangun oleh developer. Seperti apa sih tipsnya?

Biasanya, agen properti memang identik dengan pemasaran properti di secondary market alias rumah bekas. 

Namun, ada sejumlah broker properti yang melirik ceruk pasar menjual rumah tapak yang dibangun oleh developer atau rumah indent. 

Tidak hanya itu lo, ia juga akan menceritakan bagaimana pasar properti di Depok dan juga sekitarnya. 

Jangan lewatkan kisah menarik dari pria yang sudah malang melintang di bisnis properti sejak lama ini. 

Ade Saputra adalah principal K-Pro atau Kinarya Property, sebuah kantor agen properti yang berada di Depok, Jawa Barat. 

Dia menjadi salah satu agen properti yang mendapatkan penghargaan Agent Appreciation Awards dari Rumah123.com.

Tim redaksi sempat mewawancarai agen properti ini secara langsung di kantor Rumah123.com pada akhir April 2021. 

Kamu juga bisa menyaksikan wawancara broker properti ini dengan mengakses akun YouTube milik Rumah123.com, pada segmen #123Pro-Tips.

Selain itu, kamu juga dapat mencari tahu lebih lanjut mengenai profil Ade Saputra dan juga K-Pro.

rumah indent

Melihat Kesuksesan Broker Lain Menggunakan Marketplace 

Ade Saputra mengaku kalau kantor agen properti K-Pro memang baru berdiri satu tahun, masih terbilang baru.

Namun, ia sudah menggeluti dunia properti selama sembilan tahun dengan menjadi tenaga administrasi hingga marketing manager

Selama bekerja di perusahaan pengembang, ia melihat potensi bisnis properti terutama di Depok. 

Suatu saat, ia menjumpai orang yang bisa menjual 16 unit rumah yang dipasarkan oleh developer. 

Ia penasaran kenapa orang ini dapat memasarkan banyak rumah dalam waktu yang terbilang singkat.

“Saya menelusuri kenapa orang ini bisa sukses, ternyata orang itu menggunakan marketplace Rumah123.com,” ujarnya lagi. 

Ia pun mengikuti jejak yang sama dengan menggunakan Rumah123.com dalam memasarkan listing properti rumah dari developer. 

Ade selalu menggunakan feature listing dan premier listing, kebetulan ia memang memilih menjual rumah baru. 

Rumah123.com memang memiliki sejumlah fitur seperti feature listing, premier listing, dan verified listing, yang terakhir adalah fitur terbaru. 

Untuk saat ini, ia belum memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan juga Instagram dalam memasarkan properti atau pun branding

rumah indent

Restu Orang Tua, Secondary Market, dan Usaha Developer 

Ade mengisahkan banyak hal mengenai perjalanan kariernya, salah satu yang unik adalah restu orang tua. 

Ia mengatakan agen properti memang memerlukan proses yang mungkin agak lama untuk bisa meraih kesuksesan dan juga penghasilan yang baik. 

Tentunya, broker dituntut sabar, terus belajar mengenai banyak hal, dan juga memenuhi hal lainnya yaitu memenuhi hak orang lain. 

“Kalau mau sukses, izin sama orang tua. Rezeki itu turun, namun ada barrier, ada doa orang tua,” kata Ade menjelaskan. 

Petuah ini tidak ada salahnya dicoba, siapa tahu restu orang tua membuat pekerjaan dan karier lebih lancar. 

Ia juga bercerita mengenai pilihan untuk memasarkan rumah dari developer ketimbang menjual rumah di secondary market

Menurutnya, pekerjaan broker dalam memasarkan rumah bekas lebih berat karena harus mengedukasi pemilik properti. 

Agen properti juga dituntut untuk bisa memberikan saran mengenai harga, biasanya pemilik memang mematok harga rumah lebih tinggi dari harga pasaran. 

Selain menjadi broker properti, Ade juga mulai merambah bisnis developer atau perusahaan pengembang. 

Ia telah sukses memasarkan rumah klaster di Depok, proyek pertama ini memang hanya memiliki tiga rumah. 

Saat ini, ia mencoba untuk memulai proyek keduanya, klaster rumah dengan jumlah unit yang terbatas. 

rumah indent

Tips Bagi Agen Properti dalam Memasarkan Rumah Indent 

Bagi agen properti yang memasarkan properti berupa rumah indent, Ade memiliki sejumlah tips dan trik. 

Pastinya, pemasaran rumah indent dengan rumah bekas berbeda lantaran rumah ini memang belum dibangun. 

Pertama, agen properti harus bisa memainkan imajinasi calon pembeli dengan memberikan brosur dan menjelaskannya. 

Menurutnya, konsumen malah bisa membayangkan seperti apa rumah ketika melihat brosur rumah. 

Ia melanjutkan kalau bisa menjual rumah di Depok dengan berbekal brosur dari developer, tentunya agen harus bisa menyakinkan calon pembeli. 

Kedua, mengetahui rekam jejak developer, paling tidak perusahaan pengembang sudah pernah membangun 3-4 proyek. 

Pastinya, ia memang menghindari developer baru atau perusahaan yang baru membangun klaster rumah. 

Ia telah menjalin kerja sama dengan beberapa developer, tentunya konsumen tidak perlu khawatir lagi dengan kejelasan pembangunan rumah. 

Ketiga, legalitas perumahan, tentunya agen properti harus mencari tahu apakah developer sudah memiliki kelengkapan surat. 

Ada bukti kalau perusahaan pengembang telah membeli tanah untuk dibangun, tentunya agar bisa memberikan kepastian kepada konsumen.

Broker properti memang harus menyakinkan konsumen mengenai rumah indent ini memang akan dibangun. 

Nah, menarik juga ya kisah Ade Saputra mengenai  perjalanan karier, tips dan trik, hingga nasihatnya. 

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel menarik mengenai kisah sukses agen properti. 

Pilihan terbaik untuk memiliki rumah tapak di kawasan Bogor, Jawa Barat adalah Citra Sentul Raya

Bagikan:
420 kali