Ilustrasi Rumah Sewa (Rumah123/Apartment Therapy)

Tidak selamanya kamu harus membeli hunian. Apalagi kalau kamu hanya menetap dengan durasi beberapa bulan di sebuah kota.

Solusinya adalah menyewa atau mengontrak rumah/apartemen, tinggal di rumah kos atau rumah petak. Apa pun itu kamu memang hanya tinggal sementara.

Baca juga: Rumah Mewah Ini Sering Disewa Selebriti Hollywood, Kamu Mau Beli Ga?

Bisa jadi karena kamu bekerja di perbankan, perusahaan ritel, atau lainnya yang membuat kamu harus berpindah dari satu cabang ke cabang lainnya. Kamu harus berpindah setiap beberapa tahun dari Jakarta, Aceh, Medan, Makassar, Bali, Lombok, Maluku, Papua, Kalimantan, dan lainnya. Atau kamu mendapatkan tugas belajar, misalnya ke Bandung atau Yogyakarta.

Saat kamu menyewa sebuah hunian tentunya memang berbeda kalau kamu membeli rumah. Hunian yang kamu tempati bukan milik kamu, melainkan kepunyaan pemilik rumah. Banyak kendala yang bisa kamu hadapi, apalagi kalau pemiliknya memang kurang ramah, rese, dan lainnya. Situs properti asal Australia, Realestate.com.au memberikan sejumlah tips bagaimana menghadapi para pemilik rumah yang sulit.

Baca juga: Jadi Pesepakbola Termahal Dunia, Kayak Apa Sih Rumah Sewaan Neymar?

Pertama, pahami hak dan tanggung jawab. Banyak penyewa tidak memahami apa yang menjadi hak dan tanggung jawab mereka.

Sayangnya di Indonesia, tidak ada atau lebih tepatnya belum ada asosiasi penyewa seperti di Australia. Namun, kamu bisa bertanya kok apa yang menjadi hak dan tanggung jawab kamu.

Baca juga: Ga Punya Uang Buat Sewa Rumah, Kiper Iran Pernah Jadi Gelandangan

Kedua, membaca dan memahami perjanjian kontrak. Penyewa wajib membaca dan memahami kontrak sewa dengan pemilik rumah.

Jika ada hal yang belum jelas, kamu tanyakan saja. Kalau kamu punya teman agen properti, notaris, atau pengacara, coba tanyakan kepada mereka.

Baca juga: Mau Tahu Berapa Sewa Rumah Baru Cristiano Ronaldo?

Ketiga, selalu terbuka untuk bicara baik-baik. Jika ada masalah, ngobrol dong sama pemilik rumah. Mungkin ada gagang pintu yang copot, lampu yang rusak, atau apa pun itu.

Jika ada kerusakan kecil, kamu tunjukkan kalau kamu peduli dan memiliki perhatian terhadap rumah ini. Kalau kerusakannya besar, bicarakan kepada pemilik, bagaimana solusinya.

Baca juga: Sewa Rumah Rp3 Miliar Sih Kecil Buat Pemain Barcelona

Keempat, cari saran dan solusi. Jika ada permasalahan pelik dengan pemilik rumah, coba bicarakan dan bernegosiasi dengan pemilik.

Jika masih sulit, coba cari penengah misalnya Pak RT, agen properti, notaris, atau mungkin pengacara. Semua masalah pasti ada solusinya kok.

Bagikan: 1439 kali