virus corona- rumah123.com Virus Corona Jenis Baru Ditemukan di Wuhan, China. Virus Ini Telah Menyebar ke Sejumlah Daerah di China dan Negara Lainnya. Virus Ini Menyebabkan Pneumonia Misterius. Virus Corona Juga yang Menyebabkan Wabah SARS dan MERS (Foto: Rumah123/Getty Images/REA Group Adobe Experiece Manager)

Virus corona jenis baru telah menyebar ke sejumlah kota di China dan sederetan negara. Virus ini menyebabkan penyakit mirip pneumonia.

Virus corona sedang menjadi perhatian dunia. Kasus pertama terkait virus ini dilaporkan pertama kali di Wuhan, China pada 31 Desember 2019.

Setelah itu, virus menyebar ke beberapa kota di China. Media Amerika Serikat Bloomberg melansir bahwa virus ini telah menyebar ke lima negara yaitu Thailand, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat.

Baca juga: Tips Sehat: Hadapi Suhu Panas, Ini Dia 6 Cara Menjaga Kondisi Tubuh

Jumlah orang yang terkena virus ini pada 21 Januari 2020 sudah mencapai 296 orang. Jumlah terbanyak 291 orang berasal dari China. Sisanya dari lima negara yang telah disebutkan tadi.

Laman berita online Tirto.id melansir bahwa tidak jelas apa yang ada di balik virus yang menyebabkan penyakit mirip pneumonia ini. Makanan laut yang dijual di pasar Wuhan ditengarai menjadi awal penyebaran virus corona.

Pneumonia juga dikenal sebagai radang paru-paru basah. Seperti dikutip dari situs Alodokter.com, pneumonia adalah infeksi yang mengakibatkan peradangan pada kantong-kantong udara di salah satu atau kedua paru-paru.

Baca juga: Tips Sehat: Mengenal Obesitas dan Cara Pencegahan Pada Anak

Mereka yang menderita pneumonia, sekumpulan kantong udara kecil di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru akan meradang dan dipenuhi cairan atau nanah.

Penderita pneumonia akan mengalami sesak napas, batuk berdahak, demam, atau menggigil. Penyebabnya penyakit ini adalah bakteri, virus, dan jamur. Untuk penderita dewasa, penyakit ini lebih sering disebabkan oleh infeksi bakteri.

Virus Corona yang Ditemukan di China Merupakan Jenis Baru

Laman berita online Kompas.com melansir bahwa ilmuwan China sukses mengindentifikasi virus ini. Virus ini adalah virus corona (coronavirus) jenis baru.

Sebenarnya, virus corona adalah sejenis virus umum yang bisa menyebabkan infeksi pada hidung, sinus, dan tenggorokan bagian atas. Sebagian besar virus ini tidak berbahaya, tetapi beberapa tipe di antaranya sangat serius.

Dua di antaranya adalah virus yang menyebabkan MERS dan SARS. MERS (Middle East Respiratory Syndrome) yang merebak di Timur Tengah dan sejumlah negara lainnya pada 2012 lalu.

Baca juga: Tips Sehat: Seberapa Sering Seharusnya Kamu Mengganti Sprei?

Sebanyak 38 persen orang yang terkena virus penyebab MERS meninggal dunia. Korban yang tercatat mencapai 513 orang.

SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) juga membuat heboh pada kurun waktu November 2002 hingga Juli 2003. Virus penyebab SARS menyebar mulai dari China bagian Selatan.

Korban jiwa akibat virus penyebab SARS mencapai 774 orang. Namun, tingkat fatalitasnya hanya 9,6 persen.

Baca juga: Tips Sehat: Ingat Rumus 2-4-2 Supaya Ga Dehidrasi Saat Puasa Ramadan

Situs berita online Tempo.co menyatakan otoritas kesehatan China masih berupaya untuk menentukan asal muasal virus. Virus dikaitkan dengan pasar makanan laut di Wuhan.

Pemerintah China juga telah memberikan konfirmasi kalau penularan dari manusia ke manusia telah terjadi. Sebanyak 15 staf medis di China telah terinfeksi.

Sementara Badan Kesehatan Dunia WHO menyatakan hewan sepertinya paling mungkin menjadi sumber utama wabah. Virus corona penyebab SARS kemungkinan besar ditularkan melalui kelelawar, sementara virus corona penyebab MERS melalui unta.

Baca juga: Tips Sehat di Rumah: Ingat Ya, Handuk Harus Diganti Setelah 2 Tahun

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mengatasi virus corona jenis baru. Pemerintah di seluruh dunia sudah mulai serius menghadapi virus ini. Mereka mulau memantau siapa saja yang pernah bepergian ke Wuhan.

Bagikan:
4897 kali