Ilustrasi Foto: Rumah123/Getty
   

Harga rumah pastinya ratusan juta rupiah. Kalau buat milenial yang notabene baru menapak di dunia kerja dan penghasilan masih rendah, tentunya harus menabung dulu untuk beli hunian.

Akan tetapi, menurut perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie, dalam Detik.com, Selasa (2-10-2018), menabung itu untuk tujuan jangka pendek. Untuk tujuan jangka panjang, cuma menabung aja gak cukup. Harus ditambah dengan berinvestasi, semisal dengan membeli aset.

Memilih aset investasi sebaiknya yang berpotensi memberikan imbal hasil melebihi tingkat inflasi tahunan. Menurut Prita, secara statistik beberapa contoh aset investasi untuk jangka panjang adalah reksadana berbasis saham, porsi investasi unit-link berbasis saham, dan aset properti.

Baca juga: Kalau Punya Rumah, Milenial Bakal Punya Aset Berharga Lho

Prita menyatakan, kamu harus memahami bahwa setiap aset investasi mengandung risiko dan tidak dijamin hasilnya seperti tabungan. Kamu jadi takut berinvestasi? Jangan dong. Pasalnya, kalau kamu gak berani berinvestasi, risikonya kamu gak bisa punya gaya hidup yang nyaman di masa depan. Juga gak bisa punya properti yang harganya ratusan juta, bahkan miliaran rupiah.

Jangan berpikir bahwa untuk berinvestasi dibutuhkan dana yang besar. Gak juga! Menurut Prita, kamu hanya perlu berdisiplin menyisihkan 10% dari penghasilan. Kunci berinvestasi yang sukses adalah disiplin. Jadi kamu disiplin memasukkan sebagian dari penghasilanmu untuk berinvestasi. Dalam hal ini pemilihan aset investasi juga berperanan penting bagi kesuksesan kamu berinvestasi selagi muda.

Bagikan: 1325 kali