Ilustrasi (Rumah123/Apartment Therapy)

Saat kamu berpikir untuk menyisihkan uang untuk menabung uang muka atau down payment (DP) membeli hunian, biasanya kamu hanya berfokus untuk menghitung sejumlah persentanse dari penghasilan.

Contoh sederhananya adalah kamu memiliki penghasilan atau gaji Rp5 juta per bulan. Kamu berencana menyisihkan 20%-nya. Maka kamu akan menyisihkan Rp1 juta per bulan.

Baca juga: Siapa yang Lebih Jago Investasi Properti? Cowok atau Cewek?

Dalam satu tahun, kamu akan mengumpulkan Rp12 juta. Ini tentunya belum menghitung saat kamu mendapatkan bonus dan tunjangan hari raya (THR).

Padahal kamu bisa menyisihkan lebih banyak lagi. Mau tahu dari mana? Banyak dari kita semua yang tidak menyadarinya lho. Direktur RBK Advisory, Jason Robinson memiliki sederetan cara untuk menghemat dan juga menabung DP dalam jumlah lumayan dari cara yang mungkin kamu tidak sadari.

Baca juga: Bangkrut Karena Gagal Jadi Selebgram? Coba Ikutan Investasi Properti

Pertama, memeriksa tagihan bank. Mungkin kamu menghabiskan uang banyak tanpa kamu ketahui lantaran kamu lupa atau tidak kamu sadari.

“Saya pernah menemukan kalau iTunes menagih saya USD 10 (Rp144 ribu) per bulan untuk langganan Techwise yang saya tandatangani dua tahun lalu. Saya harus membayar USD 240 (Rp3,4 juta) dan saya tidak pernah membacanya sama sekali,” ujar Robinson kepada situs properti Australia realestate.com.au.

Baca juga: Ga Bisa Bikin Kue Lebaran? Jadi Reseller Aja. Duitnya Buat Nambah DP

Kamu bisa melakukan hal yang sama lho. Coba cek tagihan kartu kredit kamu. Tagihan yang dikirimkan ke rumah seringkali membebankan biaya Rp10.000 per bulan. Ada beberapa bank yang melakukannya.

Coba kamu memilih tagihan via e-mail, maka kamu bisa menghemat Rp120.00 pertahun. Lumayan kan? Coba kalau kamu bisa mengalihkan uang ini untuk tabungan DP?

Baca juga: Jastip Bisa Jadi Penghasilan Tambahan DP Rumah Saat Ramadan

Atau kamu bisa mengecek tagihan lainnya seperti telepon, langganan televisi kabel, dan lainnya. Mungkin kamu pernah mengambil sejumlah paket televisi kabel?

Padahal kamu juga jarang menonton televisi karena kesibukan di kantor atau aktivitas lainnya. Ngapain langganan televisi kabel Rp500.000 per bulan padahal kamu sudah bisa menonton via smartphone?

Baca juga: Milenial Mau Punya Rumah? Atur Pengeluaran dan Punya Tabungan!

Kedua, memasak dalam jumlah banyak. Cara ini bisa menghemat waktu, biaya, dan tenaga. Kamu bisa menyiapkan makanan saat weekend, Sabtu dan Minggu, sekaligus juga melakukan family time.

“Kami memasak dalam jumlah banyak. Kami meracik makanan pada Minggu jadi satu pekan ke depan, kami sudah merencanakan dengan baik dan kami tidak berencana membeli makanan,” ujar Robinson.

Baca juga: Mau Nambah Tabungan DP? Ayo, Jualan Baju Lebaran

“Saat Anda membeli makan siang setiap hari, kamu akan mengeluarkan uang USD 10 (Rp144 ribu) atau USD 20 (Rp288 ribu) dan pengeluaran uang yang lebih banyak dari yang Anda sadari pada akhir pekan,” lanjutnya.

Coba deh kamu membawa makan sendiri ke kantor, plus kamu terbiasa untuk memasak makanan hingga beberapa hari ke depan. Berapa banyak yang bisa kamu hemat?

Kalau kamu makan siang Rp50.000 per hari, kamu bisa menghemat Rp1,5 juta per bulan. Nah, banyak kan uang yang bisa dihemat dan ditabung untuk DP dari dua hal ini saja? Ayo, lakukan dari sekarang.

Bagikan: 2017 kali