Sebagai investor properti, tentunya kamu bisa memilih untuk menyewakan atau menjual kembali. Saat kamu ingin jual properti tersebut kembali, mungkin kamu mengalami kesulitan. Kenapa properti kamu belum laku terjual ya?

jual properti - rumah123.com

Banyak alasan kenapa properti yang kamu jual belum laku terjual. Masalahnya bisa kompleks, namun juga alasan yang bodoh.

Baca juga: Tips Jual Rumah: 4 Rahasia Jual Properti Lebih Mahal

Situs properti Realtor memaparkan beberapa alasan sepele kenapa rumah susah terjual. Mau tahu alasannya?

Masih banyak orang yang menetapkan harga jual properti berdasarkan perasaan, bukan data

Kamu menetapkan harga berdasarkan perasaan dibandingkan menggunakan data. “Sering kali, orang yang tinggal di rumah mereka untuk jangka waktu yang lama percaya kalau harga rumah lebih tinggi dibandingkan dengan harga pasar.

Mereka keukeuh untuk memasarkan di atas harga pasar,” ujar Carmen Bauman dari kantor agen properti Green Grass Real Estate seperti dikutip oleh Realtor.

Baca juga: Tips Menjual atau Menyewakan Properti dengan Cepat

“Ketika penjual merasa terikat lebih emosional dengan rumah, hal ini menghalangi mereka untuk menjual rumah,” lanjut Bauman. “Bahkan, saat mereka menurunkan harga jual rumah di kemudian hari, mereka juga kurang sukses untuk menjualnya.”

Jika kamu mematok harga jual rumah terlalu tinggi, tidak ada orang yang mau membelinya. Bisa jadi rumah ini akan terjual dalam waktu lama.

Baca juga: Tips Jual Rumah: 5 Hal yang Bisa Bikin Kamu Gagal Jual Rumah

Lakukan riset seputar harga rumah terlebih dahulu

Pastikan ego dan emosi kamu tidak masuk dalam hitungan harga jual rumah. Pastikan harga jual menggunakan otak, bukan hati.

Kamu bisa melakukan riset kecil mengenai harga jual rumah. Caranya bagaimana? Gampang kok. Kamu hanya perlu bertanya kepada tetangga.

Pastinya ada dua, tiga, atau lebih rumah yang dijual sebelumnya. Kamu bisa menyambangi rumah-rumah tersebut. Cukup melihat saja, seperti apa rumah tersebut.

Apakah rumah itu berada di jalan besar atau gang, apakah rumah tersebut bertingkat dua atau tidak. Fasilitas apa yang ada, garasi, carport, dan lainnya. Beda jalan, beda fasilitas, beda lantai, semuanya membedakan harga lho. Bahkan, satu jalan pun bisa beda harga.

Cara lainnya, kamu bisa bertanya kepada agen properti. Mungkin ada teman atau kerabat kamu yang menjadi agen, mereka pastinya mengetahui harga pasaran rumah di sebuah kawasan.

Malah mereka biasanya memahami harga lebih detil lagi. Jadi, untuk menentukan harga rumah nggak terlalu sulit kan? Ingat, pakai data ya, jangan pakai perasaan.

Bagikan: 1378 kali