Colliers International Merilis Decoding South East Asia Real Estate: Insights for Owners, Sebuah Laporan Mengenai Investasi Properti di Enam Negara Asia Tenggara. Investasi Properti di Indonesia Dinilai Masih Menguntungkan. (Foto: Rumah123/Getty Images)

Konsultan properti ternama Colliers International kembali merilis laporan mengenai pasar properti di Asia Tenggara. Dalam ulasannya terungkap bahwa pertumbuhan sewa properti Indonesia bisa mencapai 10 persen.

Pada akhir Maret 2019, Colliers International mengeluarkan Decoding South East Asia Real Estate: Insights for Owners. Laporan ini berisi ulasan untuk enam pasar properti dan ilustrasi peluang berinvestasi properti.

Colliers International mengulas enam negara di Asia Tenggara yaitu Indonesia, Malaysia, Myanmar, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Baca juga: Tips Investasi Properti: 4 Hal yang Harus Diketahui Investor Pemula

Dalam laporannya, Colliers International menyoroti kalau pasar properti Indonesia terkonsentrasi di dua kota besar yaitu Jakarta dan Surabaya. Investasi dalam negeri dan luar negeri terus meningkat seiring perubahan kebijakan pemerintah.

Pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama pemerintah. Hal ini menciptakan peluang untuk pembangunan berkonsep transit oriented development dan juga kawasan industri.

Untuk sewa properti memang tergantung dari tipe dari properti. Tingkat kenaikan sewa properti antara 6 hingga 10 persen. Kalau melihat laporan Colliers International, angka ini lebih tinggi dari negara-negara lain yang hanya berkisar antara 5 hingga 8 persen.

Baca juga: Tips Investasi Properti: Fasilitas Apa Sih yang Dongkrak Harga Rumah

“Dengan pertumbuhan investasi antar wilayah dan fokus investasi di dalam kawasan Asia, negara-negara ASEAN menarik perhatian dari investor luar negeri khususnya dari Asia Utara,” ujar Managing Director of Valuation & Advisory Services Asia Colliers International, David Faulkner seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima oleh Rumah123.com.

“Tetapi, investor juga berhati-hati dalam bertindak sebelum menentukan apakah pasar baru ini termasuk bernilai dalam menambah portofolio investasi,” lanjutnya.

Wah, pertumbuhan nilai sewa properti di Indonesia ternyata lumayan bagus ya. Kamu sudah berinvestasi properti belum?

Baca juga: Enaknya Jadi Rentvestor, Bisa Investasi Properti Plus Masih Punya Lifestyle

Bagikan: 976 kali