tips desain- rumah123.com Ranjang Susun Bisa Menjadi Salah Satu Solusi Saat Anak-Anak Harus Berbagi Kamar Tidur. Ada Sejumlah Tips Lainnya yang Bisa Diaplikasikan (Foto: Rumah123/Getty Images)

Rumah kamu memiliki jumlah kamar tidur terbatas. Mau tidak mau, anak-anak harus berbagi kamar tidur. Ada tips desain yang cocok untuk hal tersebut.

Ada kalanya anak-anak harus berbagi kamar tidur lantaran jumlah kamar tidur terbatas. Rumah kamu hanya memiliki dua kamar tidur. Kamu dan pasangan menempati salah satu kamar tidur.

Satu kamar tidur tersisa harus ditempati oleh dua atau tiga anak kamu. Mereka mau tidak mau harus berbagi kamar tidur yang sama. Namun, tentunya kalau mereka berjenis kelamin sama.

Baca juga: Tips Desain: 6 Cara Mempercantik Kamar Tidur

Bisa juga kalau ada salah satu anak kamu yang takut tidur sendiri. Dia lebih nyaman tidur jika ada saudara kandung di dalam kamar yang sama.

Saat berbagi kamar, tentu anak tidak memiliki ruang privat, harus berbagi, dan lainnya. Untuk itu, saat kamu ingin mendesain kamar tidur, ada sejumlah hal yang bisa menjadi pertimbangan. Laman properti asal Australia Realestate.com.au memiliki sejumlah tips yang bisa dilakukan.

1. Memilih Warna Netral

Kamu bisa memilih warna netral seperti putih, abu-abu, kuning, biru, dan lainnya. Misalnya dua anak perempuan kamu yang menempati kamar tidur anak ini, namun bisa jadi salah satu anak tidak menyukai warna pink. Sementara saudarinya malah menyenangi warna pink. Warna netral bisa menjadi solusi.

2. Memilih Pola Netral

Hal yang sama dilakukan ketika memilih pola pada kamar tidur anak. Kamu bisa memilih kombinasi garis, titik, atau kotak-kotak. Salah satu anak lelaki kamu menyukai superhero, namun anak yang lainnya malah lebih menyukai tokoh komik. Pola netral bisa mengatasinya.

3. Menghemat Ruangan

Ketika anak berbagi ruangan, salah satu masalah adalah luas ruangan yang sempit. Ranjang susun atau bunk bed bisa menjadi salah satu solusi. Kamu juga harus mendesain tempat tidur memiliki ruang penyimpanan pada bagian bawah. Pilihan lainnya adalah menempatkan dua tempat tidur. Bagian kosong dimanfaatkan untuk area bermain.

4. Mempertimbangkan Partisi

Kalau ruangan cukup luas dan kamu memiliki dana, kamu bisa membuat partisi permanen. Anak bisa memiliki ruang privat. Kalau tidak bisa, kamu bisa menempatkan partisi untuk memisahkan ruang tidur. Pilihan lainnya adalah menaruh lemari buku.

5. Tetap Memiliki Ruang Privat

Anak tetap bisa mempunyai ruang privat dengan adanya lemari pakaian dan lemari buku. Area ini menjadi wilayah pribadi mereka menempatkan pakaian, buku, mainan, dan lainnya. Mereka bisa bertanggung jawab terhadap barang milik masing-masing.

6. Memiliki Meja Belajar Sendiri

Kalau ruangan cukup luas, kamu bisa menempatkan dua meja belajar. Anak-anak bisa mengerjakan pekerjaan rumah tanpa harus mengganggu yang lain. Kamu bisa bisa menyiasati dengan memiliki meja dan kursi lipat.

7. Menempatkan Foto dan Hasil Karya Anak

Ikut sertakan anak dalam mendekorasi kamar tidur dengan memasang foto, piala, atau hasil kerajinan tangan mereka. Kamu bisa memajang sekreatif mungkin.

Baca juga: 4 Cara Membuat Desain Kamar Tidur Anak Jadi Fungsional

Baca juga: Kamar Tidur Anak Sekaligus Jadi Ruang Bermain, Wah Bisa Didesain Jadi Satu Lho

Bagikan:
4088 kali