tips beli rumah- rumah123.com Saat Mencari Rumah, Tidak Ada Salahnya untuk Mencari Rumah Secara Blusukan. Kamu Bisa Mencari Rumah Saat Bersepeda Santai (Foto: Rumah123/Getty Images)

Bagi kamu yang sedang berencana membeli rumah, saatnya untuk blusukan cari properti. Kamu bisa mencarinya di kawasan lain atau mencari rumah second.

Kamu yang tengah berburu rumah biasanya sudah memiliki kawasan favorit. Misalnya orang tua tinggal di Depok, sementara mertua di Bekasi.

Maka kamu dan pasangan akan mencari rumah atau apartemen yang berada di Depok atau Bekasi. Atau mungkin kamu mencari di kawasan yang berdekatan dengan keduanya seperti Cibubur.

Baca juga: Tips Beli Rumah: 4 Cara Mencari Tahu Lingkungan Sekitar Rumah Aman

Saat kamu berencana mencari rumah, kamu dan pasangan akan mulai menabung untuk membayar uang muka atau down payment (DP). Selanjutnya kamu akan menyicil pembelian rumah melalui KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Biasanya cara termudah mencari rumah adalah mendatangi pameran seperti Festival Properti Indonesia atau berburu via situs properti seperti Rumah123.com. Kedua cara ini mudah, murah, efektif, dan efisien.

Sebenarnya, ada cara lain untuk berburu rumah yang bisa dilakukan yaitu mencari rumah second yang masih dalam kondisi bagus atau melirik rumah dengan kondisi kurang bagus dan kemudian merenovasinya.

Blusukan Cari Rumah Second

Prinsip word of mouth sepertinya masih cukup efektif di Indonesia. Coba deh bertanya kepada orang tua atau mertua mengenai rumah yang dijual di sekitar mereka.

Orang tua atau mertua biasanya punya jaringan pertemanan di sekitar lingkungan sekitar. Pasti ada satu dua rumah yang sedang dijual. Penjual tidak memasarkan melalui situs properti atau agen properti. Mereka memasarkan sendiri.

Atau kamu bisa iseng untuk blusukan masuk ke kawasan sekitar rumah orang tua atau mertua. Kamu bisa bertanya kepada orang sekitar apakah ada rumah yang dijual.

Baca juga: Tips Beli Rumah: 3 Hal yang Harus Dilakukan Usai Cek Kondisi Rumah

Mungkin kamu menemukan rumah dijual saat lari pagi atau naik sepeda santai. Kamu dan pasangan bisa mempertimbangkannya lantaran sudah mengenal kawasan sekitar.

Ingat ya, kamu dan pasangan tidak perlu mencari hunian idaman, namun sedang menemukan rumah pertama. Jika kamu merasa cocok, langsung saja beli. Kalau keluarga sudah berkembang dan karier sudah meningkat, kamu bisa menjual rumah dan melakukan up grade hunian.

Menjadi Fixer Upper

Istilah fixer upper memang kurang dikenal di Indonesia. Kamu mungkin pernah menyaksikan Property Brothers di HGTV. Saluran televisi ini juga menayangkan sejumlah tayangan serupa.

Tayangan reality show ini mengisahkan para pencari rumah yang mencari rumah impian, namun terbentur harga yang mahal. Lantas pembawa acara mengarahkan untuk membeli rumah tua atau rumah dengan kondisi kurang baik dan kemudian direnovasi.

Sebenarnya, cara ini meneruskan cara pertama. Namun, kalau yang pertama mungkin kamu hanya mencari rumah dengan kondisi baik. Pada pilihan kedua ini, kamu mencari rumah dengan kondisi kurang baik.

Siapa tahu kamu bisa mendapatkan rumah second dengan kondisi seadanya namun dengan harga murah. Lantas kamu melakukan renovasi dan menjadikan hunian impian.

Baca juga: Tips Beli Rumah: 7 Tanda Harga Rumah Kamu Bakal Naik

Bagikan: 279 kali