Ilustrasi Rumah (Foto: Rumah123/Realestate.com.au)

Saat kamu membeli rumah, tentunya menginginkan lokasi yang bagus. Namun, bisa jadi malah bertolak belakang. Ada tujuh tanda kalau lokasi rumah kamu memang buruk.

Lokasi, lokasi, lokasi. Biasanya hal inilah yang dicari oleh pembeli ketika ingin membeli rumah. Rumah kamu mungkin dekat dengan sekolah, rumah sakit, supermarket, jalan tol, dan lainnya.

Tetapi, sebenarnya ada beberapa tanda lain kalau lokasi rumah kamu memang sebaiknya dihindari. Situs properti Realtor.com memaparkan tujuh tanda kalau lokasi rumah kamu memang jelek.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Apa Sih Keuntungan Beli Rumah Yang Ada Rayapnya

Pertama, terlalu banyak rumah yang dijual. Kalau ada satu dua rumah yang dijual itu biasa, tetapi kalau dalam satu jalan atau satu blok, ada banyak rumah yang dijual, itu tanda bahaya.

Kamu mesti memberikan catatan kalau tingkat kejahatan di kawasan ini meningkat sehingga orang memilih pergi.

Kedua, jumlah anak yang mendaftar sekolah terlalu sedikit. Pastinya kamu ingin memasukkan putra putri kamu ke sekolah terbaik.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Ga Usah Takut Kalau Beli Rumah yang Atapnya Rusak

Tetapi kalau sekolah yang kamu tuju malah memiliki jumlah murid yang sedikit, kamu harus waspada. Apakah sekolahnya memang jelek?

Ketiga, ada industri berat dekat perumahan. Jika ada industri yang berlokasi dekat perumahan, kamu harus menghindari.

Jika industrinya bukan tergolong berat, rasanya masih bisa dipahami. Lain halnya kalau industri berat dengan potensi pencemaran udara dan air. Waduh, mendingan jangan beli rumah dekat sini deh.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Gimana Sih Cara Nawar Harga Rumah

Keempat, terlalu banyak toko yang tutup. Terbayang nggak sih kalau mau cari sesuatu tetapi tidak ada minimarket, butik, restoran, atau cafe yang buka?

Kalau banyak toko yang tutup, artinya penghuni kesulitan keuangan untuk berbelanja. Mereka juga tidak punya dana untuk merawat rumah. Efeknya lingkungan bakal buruk.

Kelima, semua rumah bertipe sama. Biasanya sih perusahaan pengembang memang memberikan batasan tidak boleh mengubah fasad.

Baca juga: Tips Beli Rumah: 6 Tanda Kalau Kamu Harus Beli Rumah Baru

Namun, apa jadinya kalau kamu tidak bisa mengubah warna cat, menambahkan elemen lain seperti kursi, taman, dan lainnya. Wah, nggak asyik dong kalau rumah sama dengan tetangga.

Keenam, tidak ada tempat parkir. Tentunya kamu ingin memiliki rumah dengan garasi dan carport, plus area parkir di depan rumah. Namun, bisa jadi tidak ya.

Sudah seharusnya, kamu harus memikirkan lahan parkir untuk kamu, pasangan, dan juga tamu. Apa jadinya kalau ada tamu bingung mau parkir di mana.

Baca juga: Tips Beli Rumah: 4 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Kalau Pelihara Hewan

Ketujuh, lingkungan sekitar tidak dirawat. Nggak kebayang deh kalau kamu tinggal di lingkungan yang amburadul.

Jika tetangga tidak perhatian dengan lingkungan sekitarnya, ini jadi pekerjaan rumah kamu. Kamu mau tinggal di kompleks seperti ini?

Bagikan: 2715 kali