tips beli rumah Ilustrasi. Banyak Orang Yang Ingin Memiliki Rumah Dekat Sekolah. Namun, Ternyata Ada Sejumlah Kerugian Kalau Memiliki Rumah Dekat Sekolah (Foto: Rumah123/iStockphoto/REA Adobe Experience Manager)

Ada keuntungan memiliki rumah yang berlokasi dekat dengan sekolah. Namun, ada empat kerugian kalau mempunyai rumah dekat dengan sekolah.

Saat calon pembeli mencari rumah, dia akan mempertimbangkan sejumlah fasilitas yang ada. Salah satu fasilitas yang harus ada adalah sekolah.

Orang tua biasanya tidak ingin anak-anak mereka menghabiskan waktu satu dua jam di perjalanan hanya untuk sampai ke sekolah. Bayangkan kalau waktu sekolah dimulai pukul 06.30 atau 07.00 WIB (Waktu Indonesia Barat), anak harus berangkat dari rumah jam berapa?

Baca juga: Tips Beli Rumah: Pilih Fasilitas Lengkap Atau Akses Mudah

Biasanya calon pembeli ingin rumah dekat dengan lokasi sekolah. Ada sejumlah keuntungan dari hal tersebut. Tetapi, ternyata ada juga sejumlah kerugian kalau rumah kamu justru dekat dengan sekolah.

Situs properti Rumah123.com akan memaparkan ada empat kerugian memiliki rumah dekat dengan lokasi sekolah. Paparan ini diolah dari berbagai sumber, salah satunya situs properti Realtor.com.

Kemacetan Akibat Orang Tua yang Mengantar Jemput Anak

Kalau rumah kamu dekat dengan lokasi sekolah, apalagi sekolah favorit, maka kamu harus bersiap dengan kemacetan yang terjadi. Kendaraan orang tua yang lalu lalang membuat jalan menjadi macet. Saat ada pembagian rapor atau kegiatan sekolah, bayangkan kalau semua orang tua berkumpul.

Biasanya orang yang tinggal cukup jauh pun akan membidik sekolah terbaik. Mereka belum tentu tinggal di kawasan sekitar.

Yang tidak boleh diabaikan adalah kalau rumah kamu dekat dengan SMA atau universitas favorit, siswa atau mahasiwa akan membawa mobil. Hati-hati, bisa jadi mereka belum mahir mengendarai mobil atau motor.

Tidak Adanya Aturan Parkir yang Ketat di Lingkungan Sekitar

Hal lain yang bisa menjadi masalah kalau rumah dekat dengan sekolah adalah tidak adanya aturan parkir yang ketat. Bukan tidak mungkin, orang tua atau supir pribadi memarkirkan kendaraan di jalan menuju klaster perumahan.

Anak-anak yang masih duduk di bangku SD biasanya masih diantar jemput. Bahkan, tidak jarang orang tua terutama ibu menunggu anaknya selama sekolah. Mereka akan memarkir kendaraan di tempat yang kosong.

Kamu yang tinggal di kawasan sekitar pastinya merasa terganggu dengan mereka yang parkir yang semaunya.

Banyak Anak-Anak yang Berkeliaran di Lingkungan Sekitar

Jika rumah kamu dekat sekolah, maka ada potensi banyak anak-abak yang berkeliaran di sekitar klaster rumah kamu. Mereka bisa merusak ketenangan dan privasi.

Jumlah anak yang melewati kawasan sekitar rumah kamu usai jam pulang sekolah bisa sangat banyak. Suara mereka membuat berisik, membuang sampah sembarangan, hingga masuk ke sekitar rumah.

Kalau kamu ingin tetap memiliki rumah dekat sekolah, namun tidak ingin terganggu masalah suara berisik, parkir, dan kemacetan, maka kamu bisa membeli rumah berjarak beberapa blok dari sekolah.

Tingkat Kebisingan yang Tinggi

Masalah lainnya kalau kamu memiliki rumah dekat sekolah adalah tingkat kebisingan yang tinggi. Hal ini terkait aktivitas siswa-siswi.

Bayangkan kalau siswa-siswi sedang berolahraga, latihan drum band, dan lainnya. Suara berisik akan terdengar setiap saat mulai dari pagi hingga sore hari.

Belum lagi kalau ada pentas musik, pentas seni, atau perayaan lainnya saat malam hari. Terbayang kalau kamu tidak beristirahat lantaran suara berisik.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Mencari Lokasi Rumah Bebas Banjir

Baca juga: Tips Beli Rumah: Mencoba Semua Akses Transportasi

Bagikan:
2506 kali