tips beli rumah Ilustrasi Rumah. Ada Sejumlah Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Oleh Pencari Rumah. Salah Satunya Adalah Hanya Mencari Rumah dari Satu Sumber Saja Seperti Situs Properti (Foto: Rumah123/REA Adobe Experience Manager)

Saat membeli rumah, ada empat hal yang tidak boleh dilakukan. Tentunya agar kamu bisa sukses mendapatkan rumah yang kamu inginkan.

Ketika kamu mencari rumah, banyak hal yang harus dilakukan. Kamu juga mempertimbangkan banyak hal apalagi buat kamu yang sudah berkeluarga dan memiliki putra putri.

Situs properti Rumah123.com pernah mengulas bahwa saat orang membeli rumah, ada semacam journey atau perjalanan bagaimana orang tersebut mencari rumah hingga akhirnya mendapatkan properti.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Pilih Fasilitas Lengkap Atau Akses Mudah

Perjalanan ini tidak serta merta mulus. Bisa jadi saat baru berada di tengah perjalanan, dia harus kembali lagi mengulanginya dari awal.

Bagi kamu yang saat ini sedang mencari rumah atau ingin berinvestasi properti, kamu harus melihat sederetan tips berikut ini.

Jangan Mencari Rumah dari Satu Sumber

Banyak cara untuk mencari rumah. Kamu bisa mencarinya di situs properti seperti Rumah123.com, mendatangi pameran seperti Festival Properti Indonesia, berkunjung ke marketing gallery atay show unit perusahaan pengembang, dan lainnya.

Kamu harus melakukan hal ini untuk membandingkan semuanya mulai dari jenis properti, lokasi, cara bayar, developer, fasilitas, dan masih banyak lagi.

Saat kamu memiliki sejumlah perbandingan, kamu bisa menentukan properti yang terbaik di antara yang ada. Jangan sampai kamu salah dalam memilih rumah atau apartemen.

Membandingkan Suku Bunga KPR/KPA dari Berbagai Bank

Setiap bank memiliki produk KPR (Kredit Pemilikan Rumah)/KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) dengan suku bunga berbeda-beda. Sebelum kamu menentukan mengambil KPR/KPA dari bank tertentu, kamu harus memperbandingkan suku bunga dan juga lainnya.

Jangan lupa untuk membandingkan tenor atau jangka waktu cicilan. Kalau kamu baru bekerja atau tidak ingin memiliki cicilan KPR/KPA yang tinggi, kamu bisa mengambil jangka waktu 15 tahun. By the way, ada beberapa bank yang memberikan tenor di atas 20 tahun lho.

Kalau kamu tidak ingin mengambil KPR/KPA konvensional, saat ini sudah banyak KPR/KPA syariah. Hal ini menjadi alternatif untuk kamu.

Jangan Melupakan Biaya Administrasi

Saat membeli rumah ada sejumlah biaya administrasi yang harus dilunasi mulai dari biaya provisi, biaya AJB (akta jual beli), BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan). Kamu harus mengetahui apakah biaya pembelian rumah sudah mencakup biaya-biaya tersebut.

Kalau kamu membeli apartemen, ada biaya IPL (iuran pemeliharaan lingkungan). Besarnya disesuaikan dengan luas unit apartemen.

Belakangan, biaya IPL juga ada kalau kamu tinggal di klaster perumahan. Biaya ini untuk pemeliharaan kebersihan, keamanan lingkungan, dan lainnya.

Jangan Mencari Rumah yang Sempurna

Saat kamu mencari rumah, kamu tidak perlu mencari rumah yang sempurna. Pastinya kamu akan menemukan kekurangan terkait rumah tersebut misalnya soal luas, desain, dan lainnya.

Begitu juga dengan fasilitas yang ada di klaster atau kompleks perumahan. Untuk itu, kamu hanya perlu meminimalisasi kekurangan yang ada.

Setidaknya, rumah kamu masih dekat dengan sekolah anak, pasar, rumah sakit, akses jalan tol, atau sarana transportasi massal.

Baca juga: Tips Beli Rumah: 4 Keuntungan Memiliki Rumah Dekat Sekolah

Baca juga: Tips Beli Rumah: Mencari Lokasi Rumah Bebas Banjir

Bagikan:
1008 kali