tips beli rumah- rumah123.com Sebelum Membeli Rumah, Pastikan Pembeli Mengecek Kondisi Hunian. Setelah Itu, Ada Sejumlah Hal yang Harus Dilakukan Saat Melakukan Negosiasi Harga (Foto: Rumah123/Getty Images)

Saat membeli rumah, jangan lupa untuk mengecek kondisinya. Jika ada kekurangan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminta perbaikan atau pengurangan harga.

Tidak ada rumah yang sempurna tentunya, pasti ada kekurangannya. Ketika kamu ingin membeli rumah, kamu menemukan hunian yang cantik dari segi eksterior dan interior.

Namun, jangan salah lho, bisa saja ada kekurangan yang ada di dalam rumah misalnya saluran air yang mampet, pondasi yang bermasalah, atap yang bocor, dan lainnya.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Saatnya Cari Hunian Murah Tanpa 5 Fasilitas Mahal

Untuk itu, sebelum membeli rumah, jangan lupa untuk mengecek kondisinya. Di Indonesia, memang belum ada orang yang khusus untuk memeriksa rumah seperti halnya di negara-negara Barat.

Tetapi, kamu bisa meminta bantuan orang yang mengerti kondisi rumah untuk memeriksa hunian yang ingin dibeli. Setelah mendapatkan izin dari pemilik rumah, orang tersebut bisa memeriksa rumah.

Usai pemeriksaan, pembeli bisa mengatur strategi dalam bernegosiasi harga rumah atau meminta pemilik melakukan renovasi. Pembeli bisa menentukan sendiri.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Pilih Lokasi Atau Kemudahan Transportasi?

Situs propeti Realtor.com memberikan sejumlah tips bagaimana yang harus dilakukan usai memeriksa kondisi bangunan. Simak tips berikut ini.

Beritahu Kondisi Rumah Sebenarnya Kepada Penjual

Pembeli sebaiknya memberitahukan penjual mengenai kondisi sebenarnya rumah usai pemeriksaan. Usahakan untuk mengungkapkan kondisi riil mengenai masalah utama seperti pondasi rumah, atap, dinding, lantai, dan lainnya.

Jangan mengungkapkan masalah kecil seperti dekorasi yang tidak cocok, cat yang kurang pas, jendela yang terlalu besar, dan lainnya.

Pembeli lebih baik berfokus pada masalah besar. Kalau masalah kecil, pembeli bisa melakukan renovasi kecil, apalagi jika terkait hanya soal cat rumah.

Memiliki Bukti yang Cukup Kuat

Sebelum memberitahukan kondisi rumah kepada penjual, sebaiknya kamu sebagai pembeli memiliki bukti kuat mengenai hal tersebut. Kalau perlu ada bukti berupa foto-foto kalau ada sejumlah masalah pada struktur bangunan, atap, dan lainnya.

Pembeli jangan hanya mengatakan kepada penjual bahwa ada kerusakan, namun sertakan bukti kuat. Jika ada bukti kuat, pembeli punya posisi tawar yang baik jika ingin bernegosiasi.

Kalau tidak punya posisi tawar yang bagus tentunya pembeli tidak bisa bernegosiasi dengan lancar. Padahal kondisi kerusakan bisa merugikan pembeli yang tidak dapat mendapatkan pengurangan harga atau harus merogoh uang untuk merenovasi rumah.

Mengetahui Perbaikan yang Dibutuhkan

Setelah mengetahui kondisi sebenarnya yang dibutuhkan, pembeli bisa bernegosiasi dengan penjual mengenai renovasi atau pengurangan harga. Pembeli harus cerdik dalam bernegosiasi.

Kalau pembeli keberatan untuk memperbaiki rumah, pembeli bisa meminta pengurangan harga. Rumah dengan kondisi kurang sempurna, tentu harganya tidak sama dengan hunian dengan kondisi lebih baik.

Jika menginginkan ada perbaikan, sebaiknya pembeli yang memilih kontraktor. Ada kekhawatiran kalau penjual akan menggunakan jasa kontraktor yang menekan biaya renovasi sehingga hasilnya tidak memuaskan.

Bagikan: 238 kali