Maling- Rumah123.com Saat Pergi Mudik Lebaran Dan Meninggalkan Rumah, Pastikan Kamu Telah Melakukan Sejumlah Tindakan Preventif Agar Rumah Tidak Dimasuki Maling (Foto: Rumah123/Getty Images)

Sebelum mudik lebaran di kampung halaman, jangan lupa untuk menerapkan sejumlah tips ini agar kamu bisa meninggalkan rumah dengan tenang dan bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Setiap mudik lebaran, kamu sering melihat berita di televisi, media online, koran, atau radio, bahwa sekelompok spesialis pembobol rumah kosong yang ditinggal penghuninya mudik.

Mereka sudah paham rumah mana yang tidak berpenghuni. Lantas mereka beraksi pada malam hari atau bahkan saat siang hari ketika tetangga lengah.

Baca juga: Tips Aman di Rumah: Aksi Penculikan Balita Terjadi di Bekasi, Saatnya untuk Antisipasi

Kamu bisa melakukan sejumlah tindakan preventif agar rumah kamu tidak ikut menjadi sasaran penjahat. Sederetan hal bisa kamu lakukan.

Tentunya kamu harus lebih cerdik dari para pembobol rumah. Jangan sampai mau kalah dong dengan para penjahat.

By the way, sepanjang bulan Ramadan 2019, situs properti Rumah123.com menyajikan sejumlah artikel terkait puasa dan mudik lebaran.

Baca juga: Mau Tahu Kamar Mana yang Ga Bakal Dimasuki Maling?

 

Lapor Ketua RT dan Petugas Keamanan

Di mana pun kamu tinggal, selama masih di Indonesia, masih ada Ketua RT (rukun tetangga). Kamu harus melapor ke Ketua RT, pengurus RT, atau petugas keamanan bahwa kamu mudik lebaran di kampung halaman.

Jangan lupa beritahu mereka, berapa lama kamu akan mudik lebaran. Jadi mereka bisa mengantisipasi seandainya ada orang yang bertamu ke rumah sementara kamu sedang mudik.

Biasanya Ketua RT akan mendata siapa saja warganya yang mudik lebaran. Dia akan menugaskan petugas keamanan untuk memantau rumah-rumah yang kosong karena pemiliknya mudik lebaran atau malah berlibur.

 

Beritahu Tetangga Sekitar

Biasanya tidak semua tetangga kamu mudik lebaran ke kampung halaman. Mungkin mereka memang tidak mudik tahun ini, tidak punya kampung halaman, atau orang tua/mertua berada di Jakarta dan sekitarnya.

Kamu bisa memberitahu mereka soal mudik lebaran. Hal biasa kalau tetangga ikut membantu memantau rumah kamu.

Jika ada orang yang ingin bertamu ke rumah kamu, mereka bisa memberitahukan atau melaporkan ke petugas keamanan lingkungan. Nah, ini gunanya hidup bertetangga.

 

Memasang Piranti Keamanan Seperti CCTV, Smartlock, dan Lainnya

Jika masih kurang, tidak ada salahnya untuk memasang sejumlah piranti keamanan di rumah. Kamu bisa memasang kamera CCTV yang terkoneksi dengan smartphone sehingga kamu bisa memantau keadaaan rumah dari jauh.

Kamu dapat juga memasang kunci pintar pada pintu depan rumah. Kunci pintu pintar ini biasanya hanya dapat dibuka dengan smartphone atau sidik jari penghuni rumah.

Piranti lainnya adalah pengatur lampu otomatis. Alat ini mengatur nyala dan matinya lampu berdasarkan suasana di luar ruangan. Saat gelap, alat akan menyalakan lampu. Begitu juga sebaliknya.

 

Menyimpan Barang di Safe Deposit Box

Kamu memiliki barang berharga seperti dokumen kepemilikan rumah, apartemen, atau properti lainnya. Atau juga dokumen surat berharga seperti deposito, saham, dan lainnya.

Atau juga kamu memiliki emas batangan, stik golf, serta barang berharga lainnya. Jika kamu merasa kurang aman ditaruh di rumah, coba saja untuk menyimpannya di safe deposit box bank.

Kamu tidak perlu khawatir lagi mengenai keamanan rumah. Seandainya rumah kamu dibobol maling pun, semua harta berharga kamu aman tersimpan di bank.

 

Menitipkan Barang di Pegadaian Atau Teman

Bagi kamu yang mudik dalam jangka waktu lama, mungkin lebih dari tiga minggu, mungkin ada barang yang tidak dapat dititipkan ke safe deposit box seperti motor besar, motor antik, skuter, dan lainnya. Kamu bisa menitipkan di pegadaian.

Pilihan lainnya adalah menitipkan ke teman kamu sesama penggemar motor yang tidak mudik. Sepele saja sih, mereka bisa merawat motor kamu selama kamu mudik lebaran.

Kalau kamu meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama, dikhawatirkan motor kamu akan mengalami kerusakan. Tentunya kamu tidak mau hal ini terjadi kan?

Bagikan: 1820 kali