Ilustrasi Penculikan. Seorang Balita Berusia 3 Tahun Diculik di Bekasi. Dia Baru Ditemukan Beberapa Hari Kemudian di Jakarta. Kamu Harus Mengantisipasi Peristiwa Ini (Foto: Rumah123/Getty Images)

Seorang balita diculik orang tidak dikenal di Bekasi, Jawa Barat. Balita ini sempat hilang selama lima hari sebelum akhirnya ditemukan oleh orang tua dan pihak kepolisian. Saatnya, kamu mengantisipasi agar kejadian serupa tidak menimpa putra putri kamu.

Kompas.com melansir bahwa Anisa Suci Ardiwibowo (3 tahun) hilang diculik orang tak dikenal di halaman Masjid Al Amin, Bintara Jaya III, Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (09/04/2019) pukul 10.00 WIB. Anisa keluar dari rumahnya dan menuju ke area masjid. Dia juga sempat jajan di warung.

Balita ini bermain tanpa ditemani oleh neneknya, Sri Wahyuni. Saat sang nenek mencarinya, Anisa sudah tidak ada dan diculik oleh perempuan tua berkerudung merah.

Baca juga: Tips Aman di Rumah: Awasi Buah Hati Saat Bermain di Dalam Mobil Ya

Aksi penculikan sempat terekam oleh kamera CCTV masjid. Marbot masjid sempat melihat Anisa, namun tidak mencurigai keberadaan nenek yang menculik bocah tersebut. Marbot juga menceritakan kalau nenek penculik sempat memberikan makanan dan mainan kepada Anisa.

Anisa sempat menghilang selama beberapa hari. Ibunya, Aprilina Lestari dan pihak kepolisian menemukan balita itu di Pasar Senen, Jakarta pada Ahad (14/04/2019). Balita ini tengah bersama sang penculik.

Penculikan anak kecil atau balita memang masih terjadi. Untuk itu, kamu harus melakukan pencegahan agar hal ini tidak menimpa putra putri kamu.

Baca juga: Waspada Gaes, Pembobol Rumah Kosong Incar Rumah dengan Kondisi Seperti Ini

Pertama, jangan biasakan putra putri kamu yang masih balita bermain di luar rumah tanpa pengawasan. Apalagi kalau kamu tidak tinggal di klaster perumahan dengan sistem keamanan one gate.

Kedua, ajarkan putra putri untuk tidak menerima sesuatu seperti mainan atau makanan dari orang yang tidak dikenal. Ajarkan juga untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan orang tidak dikenal.

Ketiga, biasakan kenal tetangga. Kalau tetangga mengenal kamu dan keluarga, mereka bisa mencegah kalau putra putri kamu diajak orang tidak dikenal. Mungkin kamu bisa memperkenalkan adik, kakak, tante, om, mertua, atau orang tua ke tetangga.

Baca juga: Tips Akur Bertetangga: Tawarkan Bantuan Secara Ikhlas

Keempat, memasang CCTV. Tidak ada salahnya untuk memasang kamera CCTV di depan rumah. Kalau terjadi sesuatu, kamu memiliki rekaman. Pastikan CCTV terkoneksi dengan smartphone.

Kelima, membuat anak-anak untuk bermain di rumah. Ketimbang kamu khawatir anak-anak bermain di luar, coba biasakan putra putri bermain di rumah. Solusinya, kamu menyediakan beragam jenis mainan kreatif. Jangan lupa ajak teman-teman putra putri kamu untuk bermain di rumah.

Keenam, meminta ART (Asisten Rumah Tangga) selalu memantau putra putri dan rumah. Kalau kamu memiliki ART, pastikan kalau dia selalu mengawasi mereka, apalagi yang masih balita.

Baca juga: Mau Tahu Kamar Mana yang Ga Bakal Dimasuki Maling?

Bagikan: 1397 kali