ular- rumah123.com Ilustrasi Ular, Orang Tua Harus Mengajarkan Anak untuk Tidak Bermain Ular. Ada Ular yang Berbisa, Ada juga yang Tidak. Seorang Anak di Bandung Tewas Dipatuk Ular Weling Saat Memainkannya (Foto: Rumah123/Getty Images/REA Adobe Experience Manager)

Seorang anak lelaki di Bandung meninggal setelah dipatuk ular weling. Orang tua harus mengingatkan anak mengenai bahaya hewan liar seperti ular.

Bocah laki-laki bernama Adi Ramdani (11 tahun) tewas setelah digigit ular di rumahnya pada Rabu (22/1/2020). Dia merupakan warga Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

Seperti dilansir oleh laman berita online Kompas.com, ibu Adi yang bernama Diah (38 tahun) menemukan dia dalam keadaan menggaruk lantai dengan mulut.

Baca juga: Ada 2 Jenis Ular Kobra yang Ada di Indonesia, Cari Tahu Seperti Apa

Dia tewas oleh ular weling hasil tangkapannya. Situs berita online CNNIndonesia.com menyitir bahwa ular tersebut merupakan pemberian ular. Ular weling atau bungarus candidus merupakan salah satu ular berbisa yang ada di Indonesia selain ular kobra dan ular welang.

Adi ingin memamerkan ular tersebut kepada teman-teman sekolahnya. Dia sempat bersikukuh kalau bisa ular weling telah dibuang. Tetangga Adi melarangnya lantaran tahu ular weling memiliki bisa.

Saat dia memperlihatkan ular tersebut kepada teman-temannya, Adi tidak sengaja digigit ular tersebut. Dia langsung pulang dan kemudian menyimpan ular di akuarium di rumahnya.

Baca juga: Tips Mencegah Ular Kobra Masuk Ke Rumah, Plus Cara Menghadapinya

Adi hanya seorang diri di rumah. Setelah digigit ular, dia tidak mendapatkan pertolongan medis. Ibu Adi mendapati anak keduanya ini dengan mulut berbusa.

Korban sempat dilarikan ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Ujungberung, namun nyawanya tidak tertolong. Adi merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Seorang Petugas Keamanan Meninggal Setelah Menangkap Ular Weling

Seorang petugas keamanan atau satpam sebuah perumahan di Gading Serpong, Tangerang Selatan, Banten bernama Iskandar meninggal setelah digigit ular weling. Insiden ini terjadi pada Agustus 2019.

Iskandar dan rekannya bernama Jaelani menangkap ular weling di area taman. Sebelumnya, warga menemukan seekor ular. Warga melaporkan penemuan ular ke petugas keamanan.

Kedua satpam membawa peralatan seadanya berupa tongkat. Iskandar sempat menjepit kepala ular dengan tongkat dan menangkapnya dengan tangan kosong.

Baca juga: Kenapa Ular Kobra Bisa Masuk Ke Permukiman Warga?

Sepertinya Iskandar kurang erat saat memegang ular. Kemudian ular tersebut mematuk jari telunjuknya. Korban sempat berusaha mengeluarkan bisa ular. Dia meninggal satu hari berselang.

Cara Mengajarkan Anak-anak Mengenai Hewan Liar yang Berbahaya

Sementara Ular kobra juga memang sempat membuat heboh pada Desember 2019 lalu. Binatang melata ini memang ada di Indonesia.

Untuk itu, kamu sebagai orang tua harus bisa mulai untuk mengajarkan kepada anak-anak mengenai berbahaya ular. Ada sejumlah hal yang bisa dilakukan.

Pertama, mengenalkan jenis ular. Kamu bisa mengajaknya menonton via YouTube. Kamu bisa memperkenalkan ada ular berbisa dan ular tidak berbisa. Ular tidak berbisa tetap berbahaya. Ular sanca tidak berbisa, namun dia melilit korbannya.

Baca juga: Apa Beda Ular Weling dengan Ular Welang?

Kedua, mengajarkan tidak panik saat bertemu ular. Kamu bisa mengajak anak untuk mengunjungi kebun binatang untuk melihat ular. Anak bisa melihat ular dari dekat namun tetap aman. Ajarkan anak untuk waspada dan tidak panik saat bertemu ular. Bisa jadi anak bertemu ular saat bermain bersama teman-teman.

Ketiga, menghindari bermain ular. Ular adalah hewan liar. Pastikan anak tidak bermain dengan ular, meskipun tidak berbisa dan berukuran kecil, tanpa pengawasan pawang ular.

Bagikan:
503 kali