Ilustrasi Agen Properti (Foto: Rumah123/Realestate.com.au)

Uang atau duit memang penting. Namun, banyak hal yang jauh lebih penting saat menekuni sebuah profesi atau pekerjaan seperti agen properti.

Seorang agen properti pasti mendapatkan uang komisi setelah berhasil memasarkan dan menjual properti. Tetapi, patut diingat juga kalau proses memperolehnya harus dinikmati.

Ir. Eddie Muljawan Soetedjo mengutarakan hal tersebut dalam bukunya yang bertajuk The King of Property: 36 Secrets of Powerful Closing. Dia memaparkan sederetan tips dalam menjalankan profesi sebagai agen properti.

Baca juga: Agen Properti Harus Bisa Jaga Diri Loh!

Eddie sudah menjadi broker lebih dari 23 tahun. Dia sering bekerja sama dengan agen dari kantor properti yang sama atau kantor yang berlainan alias co-broking.

Dia sering kali menemukan kalau agen properti sudah memikirkan uang, padahal kesepakatan belum tercapai. Eddie mengibaratkan kalau sedang mengantarkan seseorang ke pulau seberang, namun di tengah jalan sudah bicara uang komisi.

“Jangan ngomong duit melulu, padahal kerja masih berantakan,” ujar Eddie seperti dikutip dari bukunya halaman 30.

Baca juga:  Apartemen Ga Laku-laku, Rocker Gaek Keith Richards Ganti Agen Properti

Jika seseorang terus bicara uang tanpa memerhatikan kualitas pekerjaan, Eddie menyatakan kalau biasanya orang tersebut kurang tekun. Kalau bertemu masalah, maka cenderung menghindari.

Eddie mengisahkan dia pernah mendapatkan klien yang ingin menjual rumahnya. Dia diminta tolong untuk membayar tagihan listrik, telepon, dan air. Bahkan, juga diminta tolong untuk membersihkan rumah.

Bagi agen properti yang hanya memikirkan uang, pastinya tidak mau melakukannya. Padahal banyak peluang yang bisa didapatkan di kemudian hari.

Baca juga:  Agen Properti Dituntut Gara-gara Jual Rumah Berhantu

Rumah klien ini kemudian terjual, namun bukan melalui Eddie. Tetapi, klien masih mengingat jasanya dan sempat menelepon Eddie di kemudian hari. Bahkan, klien memberikan nomor telepon Eddie kepada para koleganya yang ingin menjual propertinya.

Bagi Eddie, seorang agen properti harus bisa membantu sekecil apa pun permintaan klien. Jika bisa dilakukan, lakukan saja. Pasti ada peluang lain yang akan diberikan klien pada waktu yang akan datang.

“Instead of duit, do it accordingly with passionate heart. We are creating our own pathway in becoming more professional and money is only result.” (Ir. Eddie Muljawan Soetedjo CPA)

Baca juga: Rilis Buku, Eddie Muljawan Ingin Agen Properti Punya Standar Kerja

Bagikan: 1159 kali