Lebaran- Rumah123.com Ada Sejumlah Tips Yang Harus Dilakukan Agar Anak-Anak Bisa Betah Saat Menghadiri Silaturahmi Lebaran (Foto: Rumah123/Getty Images)

Hari Raya Idul Fitri akan diisi dengan sederetan acara silaturami lebaran atau halal bihalal. Ada sejumlah tips agar anak-anak bisa betah, nyaman, dan tidak berulah saat acara berlangsung.

Lebaran menjadi ajang bertemunya keluarga besar yang jarang bersua. Kamu akan bertemu adik atau kakak dari kakek nenek, sepupu dari paman bibi, dan lainnya.

Jika kamu mudik lebaran, mungkin kamu baru bertemu lagi dengan saudara ipar. Acara temu kangen seperti ini tentunya menyenangkan.

Baca juga: Tips Bagi-Bagi Uang Lebaran Tanpa Bikin Dompet Jebol

Lain halnya dengan putra putri kamu, apalagi kalau mereka masih balita. Mereka akan merasa asing dengan paman bibi, sepupu, dan kerabat lain.

Anak kecil biasanya memang merasa belum nyaman jika bertemu orang baru. Anak yang sudah beranjak besar hingga remaja pun demikian, mereka canggung saat bertemu om tante, paman bibi, sepupu, dan lainnya.

Ada sejumlah hal yang harus kamu lakukan agar putra putri kamu bisa betah saat silaturahmi lebaran. Selain itu, kamu juga bisa memperkenalkan silsilah keluarga.

Baca juga: Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Mudik Lebaran

 

Perkenalkan Silsilah Keluarga

Jika memungkinkan, coba untuk ajak anak menggambar silsilah keluarga. Kamu menjelaskan siapa saja yang menjadi sepupu anak-anak kamu. Namun, hal ini hanya bisa dilakukan jika putra putri kamu setidaknya sudah duduk di bangku SD (sekolah dasar).

 

Selalu Menemani Anak Saat Acara

Ketika anak diajak bersilaturahmi, dia akan bingung. Kamu bisa memberikan penjelasan mengenai sosok siapa yang ditemuinya. Kamu dapat menjelaskan kalau A adalah sepupu ayah, B adalah keponakan ibu, dan seterusnya.

 

Terus Memberikan Rasa Nyaman Kepada Anak

Ada anak yang terus menempel dengan orang tuanya meski sudah besar lantaran merasa asing dengan lingkungan baru. Kamu bisa kembali lagi mengulangi kalau tujuan silaturahmi ini adalah mengenal saudara-saudara lain. Kamu bisa memperkenalkan ulang siapa saja yang hadir.

 

Meminta Pengertian Dari Keluarga Besar

Kalau ada yang bertanya kenapa anak-anak kamu malu, kamu bisa menjelaskannya. Biasanya ada anak-anak lain yang punya inisiatif untuk mengajak putra putri kamu bermain. Kamu bisa memberikan dukungan agar anak-anak bisa berbaur dengan sepupu-sepupunya.

 

Tidak Boleh Memaksa Anak Untuk Bergaul Dengan Cepat

Jika putra putri kamu masih enggan untuk bergabung dengan anak-anak lain, kamu sebaiknya jangan memaksa. Sebaiknya kamu mengajak anak-anak untuk mulai mengenal sepupu-sepupunya. Caranya mudah, kamu ajak putra putri untuk melihat sepupu-sepupunya bermain. Ada anak yang memang butuh waktu untuk mau bermain bergabung dengan saudaranya yang lain.

 

Jangan Memberikan Smartphone

Orang tua sering kali memberikan gadget berupa smartphone atau tablet ketika anak rewel saat acara keluarga. Usahakan agar kamu mengajak putra putri untuk berkeliling berkenalan dengan saudara-saudara yang lain. Biasanya jika ada banyak anak-anak, pastinya mereka sudah lebih dulu bermain.

 

Rajin Ikut Acara Keluarga

Anak-anak merasa asing dengan saudara-saudara lantaran jarang berinteraksi. Sebaiknya kamu rajin mengajak anak-anak untuk ikut acara keluarga. Jika memungkinkan, kamu bisa bertandang ke rumah kerabat satu bulan sekali. Kalau kamu sering mengikuti acara keluarga, anak-anak bisa bergaul dengan kerabat lain.

Bagikan: 331 kali