Tinhouse menampilkan skylight dan interior cerah. Foto: David Barbour/realestate.com.au
 

Rumah impianmu seperti apa? Apakah sebuah rumah yang unik di daerah terpencil dan berpemandangan alam yang elok? Rumah bergaya rustic di ujung Barat Laut Pulau Isle of Skye di Skotlandia ini mungkin bisa menginspirasi kamu.

Katie Skelly dalam laman realestate.com.au, 6 Agustus 2018, menampilkan Tinhouse (Rumah Timah) di hamparan lahan hijau luas yang belum tersentuh. Rumah bermaterial timah ini memberikan perlindungan bagi penghuninya dari cuaca ekstrem di daerah sepi itu.

Tinhouse berpenampakan eksterior seperti sebuah gudang desa dengan material timah bergelombang yang melapisinya. Tapi, itu hanya tampilan luarnya. Di dalam rumah, interiornya menakjubkan bermandikan cahaya alami dari jendela-jendela kaca yang lebar, yang sekaligus menampakkan pemandangan limpahan air The Minch.

Gill Smith dan Alan Dickson, suami-istri pendiri Rural Design, merancang dan membangun hunian ini. Foto: Rigel Nigden/realestate.com.au

Tinhouse merupakan sebuah proyek karya Rural Design Architects yang memiliki siluet sederhana. Tipikal rumah yang sering digambar oleh anak-anak dan sekaligus juga merupakan bangunan gudang yang biasa ada di area tersebut. Tapi, ukurannya diperkecil meskipun dari jauh tetap tampak seperti gudang. Di dalam rumah tersedia ruangan yang cukup, yakni ada satu kamar tidur, ruang tamu yang lapang, satu dapur, dan satu kamar mandi.

Tampak ubin porselen hijau di kamar mandi. Berendam di bak mandi? Tak masalah kalau mau! Foto: David Barbour/realestate.com.au

Eksteriornya didominasi lapisan aluminium bergelombang, material yang umum dipakai untuk bangunan pertanian di daerah ini. Pemilihan material tersebut justru jadi keunggulan estetik bagi rumah ini di tengah lahan hijau. Material eksterior tersebut merupakan ‘tameng’ terhadap badai ganas yang sering terjadi di daerah ini.

Pilihan material di dalam rumah adalah papan kayu, lantai beton, dan lemari kayu lapis. Tampilan akhirnya meski kasar (ingatlah gaya rustic) tapi tetap dibuat halus dan rapi. Sehingga, menciptakan kehangatan dalam ruang di tengah angin kencang dan suhu sedingin es di luar rumah.

 
Bayangkan pemandangan luas tak terganggu apa pun dan siapa pun. Foto: David Barbour/realestate.com.au

Tinhouse terbuat dari material berkelanjutan, yakni kayu daur ulang dan sisa semen. Pemilihan warna pun benar-benar dipertimbangkan dengan hati-hati dalam proses mendesainnya: hijau cerah, biru, oranye, dan kuning, termasuk pemandangan alam di luar yang tampak pada jendela-jendela kaca.

Kelengkapan hunian ini pun dicapai setelah suami-istri dari Rural Design ini memprosesnya selama lima tahun. Sekarang ini Tinhouse siap disewakan kepada siapa saja yang butuh tempat pelarian dengan lansekap yang menginspirasi.

 
Tinhouse kini disewakan untuk liburan. Foto: Nigel Rigden/realestate.com.au

Bagikan: 1197 kali