Ilustrasi hunian vertikal berkonsep TOD. Foto: Rumah123/Getty
 

Urban Sky yang berlokasi di Cikunir merupakan hunian vertikal berkonsep Transit Oriented Development (TOD) resmi diluncurkan dan dijual pada Minggu (9-9-2018). Berlokasi di jalur LRT Jakarta-Bekasi, hunian ini bakal terdiri atas 2 menara besar dengan total unit sejumlah 3.300 dan 4.600 m2 area komersial, serta area publik termasuk sarana olahraga. Juga ada sekitar 25.000 m2 area parkir (gedung) yang semuanya dibangun di atas lahan seluas 12.650 m2.

Sang pengembang, PT Urban Jakarta Propertindo, pada acara peluncuran tersebut melepas 1.700 unit apartemen di menara pertama Urban Sky. Kontraktor proyek hunian ini adalah Adhi Persada Gedung (APG), yang ditunjuk Urban Jakarta terutama karena pengalamannya membangun fasilitas dengan konsep TOD di beberapa lokasi lainnya.

Baca juga: Hunian TOD di Cikunir Ini pun Mulai Dibangun

“Apartemen Urban Sky merupakan hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di mana stasiun Light Rail Transit (LRT) dihubungkan langsung dengan kawasan apartemen Urban Sky, sehingga penghuninya tidak perlu memiliki mobil pribadi, melainkan cukup menggunakan LRT. Dengan demikian, mereka dapat berhemat hingga Rp6 juta per bulan,” kata Direktur Pengembangan Usaha sekaligus Sekretaris Perusahaan Urban Jakarta, Tri Rachman Batara, seperti dikutip Kontan.co.id, Minggu (9-9-2018).

Sedangkan General Manager Pemasaran Urban Jakarta, Hilman Sani Pradhana, menyatakan, Urban Sky menyasar kelompok masyarakat menengah yang sehari-harinya bekerja, sekolah, dan beraktivitas di Kota Jakarta tapi bertempat tinggal di wilayah Bekasi atau wilayah pinggiran Kota Jakarta lainnya.

Baca juga: Satu Lagi Hunian TOD, Kali ini Dekat LRT Cipayung!

“Kami menjual apartemen ini dengan harga sekitar Rp13 juta-an per meter persegi, sehingga dapat dijangkau oleh kalangan menengah yang berperilaku dan bergaya hidup modern, sehat, mengutamakan keseimbangan antara kerja dan kehidupan (work-life balance),” kata Hilman.

Bagikan: 965 kali