Tol Pekanbaru-Dumai Ilustrasi Jalan Tol. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono Menyatakan Ada Tiga Ruas Jalan Tol yang Siap Beroperasi pada April 2020 Atau Sebelum Mudik Lebaran 2020 (Foto: Rumah123.com/Freepik.com)

 

Tiga ruas jalan tol siap beroperasi pada April 2020 mendatang. Ketiganya diharapkan beroperasi sebelum Mudik Lebaran 2020. 

Pembangunan infrastruktur terus berlanjut. Sejumlah ruas jalan tol akan selesai dibangun dan dioperasikan. 

Laman berita online Kompas.com melansir pernyataan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. 

Basuki menyatakan tiga ruas tol akan segera beroperasi pada April 2020. Ini artinya tol bisa digunakan secara fungsional pada Mudik Lebaran 2020. 

Tiga ruas tol yang siap beroperasi pada April 2020 adalah Tol Manado-Bitung Seksi I, Tol Pekanbaru-Dumai, dan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung. 

Tol Kayu Agung-Palembang-Betung ini merupakan Seksi Kayu Agung-Jakabaring. Tol ini merupakan bagian dari Trans Sumatera. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan tiga ruas tol ini sudah menjalani uji laik fungsi. 

Basuki berharap Tol Pekanbaru-Dumai dan Manado-Bitung sampai Danowudu sudah selesai dibangun dan bisa beroperasi pada April mendatang. 

Baca juga: 24 Ruas Tol Ditargetkan Beroperasi Hingga Akhir 2020

Tol Manado-Bitung Akan Mendukung Pengembangan KEK Bitung 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjelaskan ruas Tol Manado-Bitung memiliki panjang 39 kilometer. 

Tol ini menghubungkan dua kota terbesar di Provinsi Sulawesi Utara yaitu Manado dan Bitung. Manado adalah ibu kota provinsi. 

Ruas tol ini memiliki tiga seksi. Seksi I yaitu Manado-Airmadidi memiliki panjang 14 kilometer (km). 

Seksi 2A yaitu Airmadidi-Kauditan mempunyai panjang 6,5 kilometer. Dan terakhir Seksi 2B yaitu Kauditan-Bitung memiliki panjang 18,5 kilometer. 

Perkembangan pembangunan Seksi I yaitu Manado-Airmadidi sudah mencapai 100 persen untuk lahan dan fisik. 

Pembangunan Seksi 2A yaitu Airmadidi-Kauditan sepanjang 6,5 kilometer tercatat 98,16 persen untuk pembangunan dan untuk pembebasan lahan mencapai 98,16 persen. 

Sementara untuk Seksi 2B yaitu Kauditan-Bitung, pembebasan lahan sudah mencapai 97,25 persen dan pembangunan fisik baru mencapai 45,59 persen. 

Pembangunan Seksi 2A diproyeksikan selesai pada April 2020. Sedangkan pembangunan Seksi 2B ditargetkan selesai pada Desember 2020. 

Basuki menyatakan pengembangan Tol Manado-Bitung bertujuan untuk mengurangi biaya logistik dari dan menuju ke Pelabuhan Internasional Bitung. 

Ruas tol ini akan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan juga mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Manado-Bitung-Likupang. 

Tol ini akan mempermudah akses ke Pulau Lembeh. Jarak tempuh Manado-Bitung yang sebelumnya bisa mencapai 90 menit, bisa dipangkas menjadi 30 menit. 

Baca juga: Bali Akan Memiliki Lima Jalan Tol Baru

Tol Pekanbaru-Dumai Meningkatkan Konektivitas di Riau 

Ruas tol selanjutnya yang akan beroperasi adalah Tol Pekanbaru-Dumai di Provinsi Riau. Ruas ini memiliki panjang 131 kilometer. 

Ruas tol ini mempunyai empat seksi. Perkembangan pembangunan Seksi I yaitu Pekanbaru-Minas untuk pembebasan lahan dan pembangunan mencapai 100 persen. 

Sedangkan perkembangan pembangunan untuk Seksi 2-6 adalah untuk pembebasan lahan mencapai 94,26 persen dan pembangunan fisik mencapai 89,19 persen. 

Kehadiran ruas tol ini akan meningkatkan konektivitas dua kota terpenting di Riau yaitu Pekanbaru dan Dumai. 

Pekanbaru adalah ibu kota provinsi, sementara Dumai adalah kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agribisnis. 

Ruas ini akan memperpendek jarak tempuh kedua kota. Jika melewati jalan nasional, jarak kedua kota adalah 200 kilometer, sementara ruas ini hanya 131 kilometer.

Ruas tol ini juga memiliki empat terowongan untuk perlintasan gajah. Hal ini menjadi bentuk harmonisasi infrastruktur dengan alam. 

Jalan bebas hambatan ini melintasi Suaka Margasatwa Balai Raja dan Siak Kecil. Ada koridor perlintasan Gajah Sumatera dengan jumlah populasi sekitar 50 ekor. 

Baca juga: Ruas Tol Terpanjang di Indonesia, Tol Terpeka Berbayar Mulai 2020

Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Siap Beroperasi Pada Mudik Lebaran 2020

Ruas tol selanjutnya adalah Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi Kayu Agung-Jakabaring sepanjang 33,5 kilometer. 

Perkembangan pembangunan untuk ruas tol ini baik pembebasan lahan dan pembangunan fisik sudah mencapai 100 persen. 

Ruas tol ini diproyeksikan siap digunakan oleh masyarakat. Ruas ini bisa beroperasi secara fungsional sebelum mudik Lebaran 2020. 

Sementara itu, sejumlah seksi dalam Tol Kayu Agung-Palembang-Betung terus dikerjakan seperti Seksi Jakabaring-Jalintim (Jalan Lintas Timur) Sumatera dan Jalimtim Sumatera-Betung. 

Seksi Jakabaring-Jalintim Sumatera memiliki panjang 9 kilometer. Perkembangannya adalah pembebasan lahan sudah mencapai 100 persen, sedangkan pembangunan fisik telah mencapai 52,45 persen. 

Untuk Seksi Jalintim-Betung mempunyai panjang 69,19 kilometer. Perkembangan pembebasan lahan baru mencapai 59,69 persen dan pembangunan fisik baru tercatat 22,15 persen. 

Baca juga: Tol Pertama di Kalimantan, Tol Balikpapan-Samarinda Akhirnya Diresmikan

Bagikan:
2214 kali