pohon mahoni Pohon Mahoni Bukan Tanaman Asli Indonesia. Pohon Ini Memiliki Manfaat Mulai Dari Batang, Daun, dan Lainnya (Foto: Rumah123.com/Wilcoxnursery.com)

 

Pohon mahoni memiliki banyak manfaat mulai dari peneduh jalan hingga berkhasiat mengurangi polusi. Apalagi manfaat pohon ini?

Bagi yang suka berkendara dengan menggunakan motor atau mobil melewati jalan non tol di Jawa, kamu menemukan pohon mahoni. 

Kamu akan menjumpai pohon mahoni di sepanjang jalan nasional atau jalan provinsi di Jawa, Bali, dan Lombok. 

Pohon ini biasanya memang ditanam di pinggir jalan untuk meneduhkan lantaran cukup rindang. 

Tanaman ini juga mudah beradaptasi, tahan terhadap serangan hama atau penyakit, dan memiliki struktur pohon yang kuat. 

Pohon mahoni termasuk tanaman yang populer dan cukup dikenal di kalangan masyarakat Indonesia. 

Selain menjadi peneduh di pinggir jalan, pohon ini juga ditanam untuk hutan kota, dan juga perkebunan budidaya. 

Pohon mahoni menjadi salah satu pohon yang ditanam di kawasan Monumen Nasional, Jakarta. 

Selain itu, ada juga pohon sawo kecil, glodokan tiang, trembesi, tabebuya, dan lainnya yang ditanam di area Monas. 

Pohon Mahoni Bukan Pohon Asli Indonesia 

Pohon mahoni memang tumbuh subur dan cukup populer, namun sebenarnya pohon ini bukan tanaman asli Indonesia. 

Tanaman ini berasal dari benua Amerika. Pohon ini ditemukan di Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. 

Pohon ini dibawa masuk ke Indonesia pada akhir 1800-an. Saat itu, pohon ini diperkenalkan melalui India. 

Tanaman ini mulai banyak dibudidayakan di Pulau Jawa pada akhir 1800-an hingga awal 1900-an. 

Sejak itu, pohon mahoni menjadi salah satu tanaman budidaya di Indonesia yang memiliki banyak manfaat. 

Pohon ini memiliki manfaat dari seluruh bagian tanaman mulai dari batang, getah, biji, daun, dan lainnya. 

Pohon mahoni ini juga mempunyai kualitas sedikit di bawah pohon jati dari sisi keawetan, kekuatan, dan corak. 

Kayu jati memang menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia untuk furnitur dan membangun rumah. 

Sementara pohon mahoni menjadi alternatif bagi pengrajin furnitur untuk produk perabot rumah tangga. 

Bentuk Pohon Mahoni 

Pohon mahoni merupakan tumbuhan berkayu keras dengan ukuran yang tergolong besar untuk tinggi dan diameter. 

Tinggi pohon ini bisa mencapai 40 meter, sementara diameter batangnya bisa mencapai 120 cm atau 1,2 meter. 

Tanaman ini mempunyai batang yang lurus, bentuk silindris, banyak cabang, dan tidak berbanir (akar cabang). 

Saat musim kemarau, pohon ini akan meranggas atau menggugurkan daun untuk mengurangi penguapan. 

Ketika pohon ini berusia tujuh atau delapan tahun, tanaman ini akan menghasilkan bunga dan buah. 

Tanaman ini bisa tumbuh di habitat yang beragam. Pohon mahoni bisa hidup di tanah dengan kadar air rendah.

Namun, tanaman ini bisa bertahan di lingkungan tanah yang tergenang air dan juga daerah payau di dekat pantai. 

Lantaran pohon ini bisa beradaptasi, pohon ini ditanam di pinggir jalan sebagai peneduh dan tidak memerlukan perawatan ekstra. 

Manfaat Pohon Mahoni 

1. Kayu Bernilai Ekonomis Tinggi 

Kayu pohon mahoni dimanfaatkan untuk produk furnitur, perkakas, patung, ukuran, atau kayu lapis. 

Kayu ini tidak mudah berubah bentuk ataupun retak. Coraknya juga terlihat jelas dan terbilang awet.

2. Pohon Peneduh yang Menyerap Polusi 

Selain menjadi pohon peneduh di pinggir jalan, pohon ini mempunyai kemampuan menyerap polusi di sekitarnya. 

Pohon mahoni dapat mengurangi polusi udara di kawasan sekitar antara 47 persen hingga 69 persen. 

Akar tanaman ini bisa berfungsi lain yaitu mengikat air sehingga bisa menjadi penahan di daerah resapan air. 

3. Untuk Pengobatan 

Biji pohon mahoni bisa berguna sebagai obat dan vitamin untuk mengobati hipertensi, rematik, diabetes melitus, dan lainnya. 

Selain itu, biji mahoni bisa melancarkan peredaran darah, menurunkan kolesterol, anti nyeri, antioksidan, dan mengurangi radikal bebas. 

Tidak hanya itu, khasiat lainnya adalah menurunkan lemak, menetralkan kadar gula darah, memperkuat fungsi hati, hingga meningkatkan antibodi. 

4. Pakan Ternak, Pewarna Pakaian, dan Lainnya

Manfaat lain dari pohon mahoni ternyata banyak. Daunnya bisa dijadikan pakan ternak atau makanan hewan. 

Kulitnya bisa dijadikan pewarna pakaian. Getahnya juga dapat dimanfaatkan menjadi lem. Manfaatnya memang banyak.

Baca juga: 6 Khasiat Daun Kelor, Kamu Sudah Tahu Belum?

Bagikan:
1138 kali