Walau harganya mahal, bunga saffron memiliki segudang manfaat untuk tubuh - Rumah123.com/Getty Images Walau harganya mahal, bunga saffron memiliki segudang manfaat untuk tubuh - Rumah123.com/Getty Images

Belakangan ini, media sosial Instagram ramai membicarakan soal bunga saffron. Bunga yang harganya selangit ini disebut-sebut memiliki manfaat yang segudang manfaat. 

Darimana asal bunga saffron berada, dan apa saja manfaat yang diberikannya? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel ini!

Bunga saffron, tanaman asal Timur Tengah yang mahal harganya

Saffron adalah bagian dari bunga Crocus Sativus. Saffron berada pada tangkai yang menghubungkan kepala putik dan bunga. Sebelum diolah, saffron biasanya dikeringkan terlebih dahulu. 

Saffron banyak ditemukan di Timur Tengah, atau di sebagian negara Eropa yang dekat dengan Timur Tengah. Saffron disebut-sebut sebagai rempah-rempah paling mahal di dunia. Wajar saja, rempah berwarna merah ini dibanderol Rp7 juta per 450 gram. Harga yang fantastis bukan untuk membeli rempah? Kabarnya, harga saffron yang tinggi disebabkan karena proses panennya masih menggunakan tangan, tanpa bantuan mesin sama sekali. 

Manfaat bunga saffron 

Selain itu, harga tersebut tentu sebanding dengan manfaat yang diberikan. Bunga saffron memiliki segudang manfaat. Baik untuk kesehatan, kecantikan, hingga untuk mengatasi depresi. Selengkapnya, ini dia manfaat saffron.

1. Mencegah kanker

Saffron terkenal memiliki banyak komponen antioksidan yang bermanfaat. Salah satunya adalah kaempferol. Kaempfrol membantu menetralisir radikal bebas berbahaya yang memicu penyakit kronis seperti kanker. Ditambah, komponen ini mampu menekan berbahaya dan membuat sel kanker lebih sensitif terhadap obat-obatan kemoterapi. 

2. Memperbaiki mood dan mencegah depresi

Banyaknya tekanan dari lingkungan kerap membuat stres dan memicu timbulnya depresi. Bunga saffron dapat membantu mengatasi hal itu berkat komponen antioksidan safranal yang dimilikinya. Safranal memiliki sifat meningkatkan suasana hati. Tak heran, beberapa gram saffron dipercaya dapat memperbaiki mood seseorang yang mengalami depresi dalam skala rendah hingga sedang. Jika kamu mulai merasa tertekan, mengonsumsi saffron bisa menjadi solusi yang tepat

3. Meningkatkan hasrat seksual

Bagi pasangan yang telah menikah, mengontrol hasrat seksual tentu sangat penting untuk keharmonisan rumah tangga. Saffron bisa membantu meningkatkan libido kamu dan pasangan. Sebab, saffron bertindak sebagai afrosidak. Dengan mengonsumsi 30 mg saffron setiap hari selama empat minggu berturut-turut, bisa meningkatkan fungsi ereksi, libido, dan kepuasan pria. Sedangkan pada wanita, bisa mengurangi rasa sakit ketika melakukan hubungan seksual dan meningkatkan libido. 

Baca juga: 4 Gejala Penyakit Autoimun yang Sering Tak Disadari

4. Membantu menurunkan berat badan

Apakah kamu sedang dalam program diet untuk menurunkan berat badan? Coba konsumsi saffron untuk melancarkan program dietmu. Kandungan crocin dan crocetin pada saffron bisa membantu mencegah ngemil, mengontrol nafsu makan yang berkaitan dengan penurunan berat badan. 

5. Mengurangi rasa sakit ketika PMS

Sebuah penelitian mengatakan bahwa kelompok wanita berusia 20-45 tahun yang mengonsumsi kapsul berisi 30 mg saffron sehari mengalami gejala fisik dan emosional yang lebih ringan saat PMS seperti sakit kepala, mual, dan nyeri, dibandingkan kelompok wanita yang tidak mengonsumsi kapsul berisi saffron tersebut. Studi lain juga menemukan bahwa mencium safron selama 20 menit membantu mengurangi gejala PMS seperti kecemasan dan menurunkan kadar hormon stres kortisol.

6. Memberikan banyak manfaat untuk kulit

Bunga saffron juga memberikan banyak manfaat untuk kulit. Kandungan crocin pada saffron kaya akan antioksidan dan vitamin C, sehingga dapat melancarkan peredaran darah dan menghidrasi kulit. Saffron juga bersifat antifungal dan antibakteri, sehingga efektif untuk menghilangkan bekas jerawat. 

Bagikan: 788 kali