Kantor Kekinian yang Dirancang oleh Julius Taminiau Architects (Rumah123/Dezeen)

Saat ini eranya perusahaan rintisan atau start up. Korporasi kecil yang memiliki core business apa saja, namun berbasis teknologi.

Beberapa perusahaan seperti ini di Indonesia sudah berkembang besar seperti Go-Jek, Tokopedia, dan lainnya. Sementara banyak perusahaan kecil lainnya yang mulai tumbuh.

Baca juga: Wah, Enaknya Berkantor di Halaman Belakang Rumah

Maraknya perusahaan rintisan di bidang teknologi terjadi di banyak negara. Jangan heran kalau muncul banyak co-working space.

Biro arsitek Belanda, Julius Taminiau Architects membuat tempat kerja sementara untuk perusahaan rintisan dengan memanfaatkan kontainer. Firma ini didirikan oleh Julius Taminiau.

Baca juga: Siapa Sangka Ada Kantor yang Keren Banget di Dalam Kastil!

Lokasi co-working space ini berada di Amsterdam Science Park, Amsterdam, Belanda. Kawasan ini memiliki luas hingga 70 hektare.

Sebelumnya, Julius Taminiau Architects pernah bekerja sama dengan Carl Turner Architects untuk mendesain membangun tempat serupa yaitu Pop Brixton yang berada di ibu kota Inggris, London.

Baca juga: Co-Working Space Plus Cafe, Kamu Mau Kerja Di Sini?

Setelah kembali dari Inggris, Taminiau mendirikan biro arsitek. Dia terinspirasi untuk mengaplikasikan filosofi serupa untuk mengubah lahan tidak terpakai menjadi tempat sementara dan murah bagi perusahaan baru.

Kontainer ini hanya disusun saja, tidak menggunakan pondasi. Hanya ada bagian beton untuk menaruh kontainer. Jadi ketika kontainer dipindahkan, semuanya bisa digunakan dan tidak ada jejak. Biaya sewa dirancang semurah mungkin.

Baca juga: Co-Working Space Ini Khusus Wanita Lho, Keren Kan

Ada sejumlah pilihan kontainer bagi perusahaan baru. Ada kontainer yang berukuran 6 meter, beberapa kontainer berukuran 6 meter dijadikan satu, atau kontainer besar dengan panjang 12 meter.

“Dengan menempatkan semua kontainernya bersebelahan membuat sebuah kawasan kecil muncul. Start up akan terinspirasi, berkolaborasi antar sektor, bertukar pengetahuan, dan menghasilkan sesuatu yang tidak terduga dan terciptanya perubahan paradigma,” ujar Julius Taminiau Architects seperti dikutip oleh situs arsitektur dan desain Dezeen.

Baca juga: Co-Working Space di Kolam Renang? Wah, Basah Ga Ya?

Kira-kira kalau di Indonesia, kayak apa sih tempat kolaborasi asyik untuk perusahaan rintisan? Kalau belum ada, kamu buat seperti apa? Pengen buat seperti yang didesain oleh Julius Taminiau Architects?

Julius Taminiau Architects Menjadikan Kontainer Sebagai Tempat Berkolaborasi Perusahaan Rintisan (Rumah123/Dezeen)
Sebelumnya Julius Taminiau Architects Pernah Membuat Tempat Serupa di Inggris (Rumah123/Dezeen)
Bagikan: 641 kali