Rusunawa Rawa Bebek. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea
 

Tarif Rusun (Rumah Susun) milik Pemprov DKI Jakarta dikabarkan naik sekitar 20%. Ada beberapa alasan mengapa harga sewa hunian masyarakat DKI Jakarta ini mengalami penyesuaian:

Harusnya Dievaluasi 3 Tahun Sekali

Tarif Rusun kalau menurut Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta harusnya dievaluasi setiap 3 tahun sekali. "Di Pasal 145 Perda 3 itu disebutkan bahwa tarif Rusun itu seharusnya dievaluasi tiga tahun sekali dan diteruskan dengan penyesuaian tarif," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (14-8-2018).

Baca juga: Apa Sih Beda Rusunami Anies dengan Rusunawa Ahok?

Menurut Meli, penyesuain tarif Rusun sekarang ini baru pertama kali sejak diberlakukannya tarif Rusun 2012 sebagaimana tercantum dalam Perda No. 3/2012 tentang Retribusi Daerah. Pada 2015, tidak ada penyesuaian tarif Rusun yang menurut Perda seharusnya ada penyesuaian. Mengapa?

Menurut Meli, itu karena Pemprov DKI Jakarta banyak merelokasi penduduk pada 2014-2015. Banyak Rusun baru dibangun, sehingga merelokasi warga jadi prioritas. Banyak warga yang terkena penertiban sarana dan prasarana kota.

Baca juga: Muda Gak Punya Rumah, Tua Tinggal di Rusunawa Pake Bayar Pula!

Penyesuaian tarif tahun ini dilakukan Dinas Perumahan dengan memperhatikan indeks harga dan perkembangan ekonomi. Meli mengatakan, seharusnya kenaikan tarif Rusun setiap tahun sekitar 3-4%. Karena sudah 6 tahun tidak naik, maka diputuskan kenaikannya 20 persen.

Biaya Perawatan Semakin Mahal

Sementara itu, semakin tahun biaya perawatan rusun semakin tinggi. "Jadi, ini penyesuaian tarif yang pertama kali sejak ditetapkan dan kami juga melihat biaya perawatan dan sebagainya kan juga ada kenaikan," kata Meli.

Baca juga: Udah Tahu Rusun Hibrida? Pemprov DKI Mau Bangun Tuh!

Berlaku untuk Semua Kelas Masyarakat

Kenaikan tarif sewa Rusun ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No. 55/2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan. Penyesuaian tarif Rusun bukan cuma bagi masyarakat umum, tapi juga untuk kelas masyarakat paling bawah.

Berikut ini Rusunawa (rumah susun sewa) di DKI Jakarta yang mengalami kenaikan tarif sewa:

Rusun Sukapura,

Rusun Penjaringan,

Rusun Tambora IV,

Rusun Tambora III,

Rusun Flamboyan/Bulak Wadon,

Rusun Cipinang Muara,

Rusun Pulo Jahe,

Rusun Tipar Cakung,

Rusun Tambora I dan II,

Rusun Pondok Bambu,

Rusun Jatirawasari,

Rusun Karang Anyar,

Rusun Marunda,

Rusun Kapuk Muara,

Rusun Cakung Barat,

Rusun Pinus Elok,

Rusun Pulogebang

*

Bagikan: 1705 kali