Taman Indonesia Kaya ini semula dikenal sebagai Taman KB, berlokasi di Jalan Menteri Soepeno, Semarang. Setelah direnovasi, ada fasilitas-fasilitas baru yang mendukung aktivitas masyarakat di sekitar taman ini. Foto: Rumah123/Dok. Taman Indonesia Kaya

 

 

Kota Semarang kini punya Taman Indonesia Kaya. Ruang publik di Kota Semarang ini didedikasikan oleh Bakti Budaya Djarum Foundation bagi masyarakat dan dunia seni pertunjukan Indonesia. Sebelumnya, sudah ada Galeri Indonesia Kaya di Grand Indonesia Plaza, Jakarta, yang merupakan ruang publik pertama di Indonesia yang memadukan konsep edukasi dengan digital multimedia untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia.

Bertepatan dengan ultah Galeri Indonesia Kaya ke-5, pada 10 Oktober 2018 lalu, Pemerintah Kota Semarang dan Bakti Budaya Djarum Foundation meresmikan Taman Indonesia Kaya. Adapun konsep bangunan ini adalah taman dengan panggung seni pertunjukan terbuka pertama di Jawa Tengah, sebagai wadah berekspresi para seniman dan pekerja seni.

Adapun groundbreaking Taman Indonesia Kaya dilakukan pada 1 November 2017. Taman yang semula dikenal sebagai Taman KB ini berlokasi di Jalan Menteri Soepeno, Semarang. Tentunya setelah direnovasi, ada fasilitas-fasilitas baru yang mendukung aktivitas masyarakat di sekitar taman ini. Butuh waktu 11 bulan untuk membangun Taman Indonesia Kaya berikut fasilitasnya oleh PT Idealand Cipta Hijau.

Baca juga: Esensi Ruang bagi Seniman Hanafi

“Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, pembangunan Taman Indonesia Kaya merupakan wujud komitmen kami dalam memperkenalkan kebudayaan Indonesia bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak kehilangan identitasnya sebagai bangsa Indonesia,” kata President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono, dalam keterangan tertulis yang diterima Rumah123.

Harapannya, adanya Taman Indonesia Kaya di Semarang ini dapat menumbuhkan lebih banyak lagi seniman di Jawa Tengah dan sekitarnya. Mereka diharapkan berkontribusi bagi dunia industri kreatif Indonesia.

Taman seluas 5.000 meter persegi ini siap dibuka dan dinikmati oleh masyarakat per 11 Oktober 2018. “Terletak di pusat kota, Taman Indonesia Kaya ini memberikan warna baru bagi Kota Semarang. Bisa jadi rumah bagi para seniman Jawa Tengah,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Baca juga: Keren Lho, Gudang Tua Disulap Jadi Tempat Kerja Para Seniman

“Dengan adanya Taman Indonesia Kaya ini, diharapkan seni pertunjukan Indonesia dapat lebih maju dan lebih berkembang di Tanah Air kita,” kata Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian.

Taman Indonesia Kaya, rumah bagi para seniman di Kota Semarang. Foto: Rumah123/Dok. Taman Indonesia Kaya
 

Apa saja fasilitas Taman Indonesia Kaya?

Panggung Budaya

Dibangun dengan 2 sisi yang dapat digunakan. Sisi yang menghadap SMAN 1 dapat digunakan untuk pementasan dengan kapasitas sekitar 200 orang. Sedangkan sisi yang menghadap Kantor Gubernur dapat menampung sekitar 800 orang.

Pihak Bakti Budaya Djarum Foundation menjadwalkan penyelenggaraan pertunjukan panggung budaya dan seni oleh para pekerja seni, yang dapat dinikmati masyarakat setiap satu bulan sekali.

Pertunjukan perdana akan diadakan pada 27 Oktober 2018 yang menampilkan seniman senior Indonesia, yaitu Butet Kartaradjasa, Agus Noor, Djaduk Ferianto, Cak Lontong, Prie GS, Sruti Respati, dan seniman-seniman asal Semarang, Jogja, Solo, dan Kudus.

Baca juga: Kota Tua Bukan Cuma di Jakarta Lho! Di Semarang Juga Ada

Taman Pandawa Lima

Dibuat oleh Komroden Haro.

Pelataran Penikmat Seni Amphitheater

Berkapasitas 1.000 pengunjung, pelataran yang dibangun oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini dilengkapi dengan sarana pendukung pertunjukan, yakni ruang ganti penampil dengan AC dan toilet umum, juga fasilitas bagi disabilitas.

Area Hijau

Perawatan hijau taman akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Gerbang Mural

Merupakan karya 5 seniman muda Semarang: Puthut Aldoko Wilis, Arief Hadinata, Azis Wicaksono, Guruh Indra W, dan Muhammad So’if.

Air Mancur Menari

Dibangun oleh Pemerintah Kota Semarang, air mancur ini bisa bergerak selaras dengan alunan musik klasik dan lagu-lagu perjuangan Indonesia. Jadwal menyalanya setiap hari Pukul 19.00 – 20.00 WIB, dan pada akhir pekan hingga Pukul 21.00 WIB.

Baca juga: 2 Apartemen di Semarang Ini Manfaatkan Kehadiran Trans Jawa

Tentunya kehadiran Taman Indonesia Kaya yang tak memungut bayaran dari para pengunjungnya ini menjadi nilai plus bagi Kota Semarang. Makin enak aja kan tinggal di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini. Yuk, beli hunian di kota ini!

Bagikan: 547 kali