Harga properti kerap menjadi pertimbangan utama konsumen dalam membeli sebuah hunian. 

Sebab, harga biasanya mencerminkan kualitas dari properti tersebut. 

Untuk membuat harga properti yang tinggi, biasanya lokasi properti menjadi faktor utama. 

Meski begitu, masih ada faktor lainnya yang juga memengaruhi nilai properti. 

Untuk itu, jika kamu berniat membeli rumah sebagai investasi, maka kamu wajib mengetahuinya. 

Simak tujuh faktor penentu harga properti sebelum membelinya berikut ini:

Lokasi Properti

rumah dekat sutet

Lokasi biasanya akan berhubungan dengan lingkungan maupun fisik rumah seperti temperatur udara, kualitas air, tingkat hidup, hingga sikap warga setempat. 

Beberapa area biasanya akan memiliki nilai kurang jika dekat dengan SUTET (Saluran Udara Listrik Tegangan Tinggi), tempat pembuangan sampah, hingga pemakaman. 

Faktor lokasi inilah yang juga kerap jadi pertimbangan bank dalam menyalurkan KPR. 

Aksesiblitas Properti

Faktor kedua yang juga menentukan nilai properti adalah aksesibilitas dari properti menuju ke berbagai pusat kegiatan. 

Misalnya rumah di jalan utama kawasan yang dekat dengan Jakarta akan mempunyai harga yang lebih tinggi. 

Hal itu karena Jakarta menjadi pusat kegiatan berbagai orang yang tinggal di kawasan Jabodetabek. 

Begitu pula dengan hunian yang berada dekat dengan transportasi umum yang memudahkan orang untuk menuju ke Jakarta. 

Meski begitu, jarak tempuh tak selalu jadi ukuran. 

Perumahan yang lebih jauh namun memiliki aksesibilitas yang lebih mudah bisa jadi lebih tinggi dibandingkan perumahan yang lebih dekat dengan Jakarta. 

Kualitas Material dan Desain

bata merah

Kualitas material, desain, dan finishing bangunan juga akan membuat nilai properti jadi semakin tinggi. 

Misalnya, rumah dengan keramik Kanmuri atau Karang Pilang tentu akan lebih mahal dibandingkan rumah dengan genteng beton dan keramik standar. 

Rumah dengan material yang sama dengan desain dan finishing yang lebih rapi juga cenderung akan lebih tinggi daripada desain yang dikerjakan asal jadi. 

Sebab, siapa yang tak ingin tinggal di hunian yang kuat, kokoh, dan stylish?

Fasilitas di Dalam Perumahan

Fasilitas yang disediakan setiap perumahan juga akan menentukan nilai propertinya. 

Misalnya rumah dengan kolam renang dan sebuah taman di dalamnya tentu akan lebih mahal daripada rumah tanpa berbagai fasilitas di dalamnya, bukan?

Hal inilah yang membuat rumah di perumahan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas cenderung memiliki harga lebih mahal. 

Sebab, hal itu akan membuat para penghuni di perumahan tersebut akan lebih mudah dalam melakukan berbagai aktivitas tanpa harus banyak berpergian.

Biasanya pengembang sengaja melakukan itu untuk memicu kenaikan harga tanah di lingkungan tersebut. 

Segmen Pasar

Rumah Subsidi Minimalis di Parung Panjang

Segmen pasar atau etnis yang dominan di suatu kawasa juga jadi salah satu faktor penentu nilai properti lho.

Kawasan yang banyak dihuni oleh para pekerja dengan pendapatan menengah cenderung memiliki harga properti yang lebih rendah.

Sementara, wilayah yang didominasi oleh pebisnis maupun pedagang dengan pendapatan besar biasanya membuat harga properti lebih tinggi.

Untuk itulah, kamu harus melihat segmen pasar atau warga di lingkungan setempat dalam membeli sebuah hunian.

Nah, itulah lima hal yang menjadi penentu nilai atau harga properti.

Pastikan kamu mempelajari hal-hal terkait properti tersebut sebelum membelinya, baik itu untuk investasi maupun tempat tinggal.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya!

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Cartensz Residence hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
419 kali