Dari kiri-kanan: Direktur Utama PT Perumnas Bambang Triwibowo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pada saat peresmian hunian TOD Pondok Cina, Senin (2/10/2017). Foto: Rumah123/Vriana
 

Setelah Stasiun Tanjung Barat, PT Perumnas kembali meresmikan pembangunan rumah susun dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Proyek kedua ini mengambil lokasi di Stasiun Pondok Cina yang berada di wilayah penyangga Kota Jakarta, Depok.

Direktur Utama PT Perumnas, Bambang Triwibowo, mengatakan pihaknya memang berencana mempercepat realisasi proyek ini. “Kami melihat animo yang luar biasa pada TOD Stadiun Tanjung Barat,” kata Bambang dalam acara peletakan batu pertama TOD di Stasiun Pondok Cina, Senin (2/10) siang.

Baca juga: TOD Depok Lebih Murah Dibanding Tanjung Barat, Beli?

Tak hanya terintegrasi dengan moda transportasi massal, yaitu commuter line, TOD Pondok Cina ini juga terhubung dengan pusat perbelanjaan dan pendidikan. “Kami juga mengusung berkurangnya polusi di Jabodetabek,” ujar Bambang menjelaskan.

Bambang melanjutkan, melalui pembangunan TOD ini Perumnas bertujuan mengubah lifestyle penduduk Indonesia, khususnya Jabodetabek. TOD Pondok Cina akan berdiri dalam bentuk empat tower.

Baca juga: KPR TOD Pondok Cina ke Bank Mana?

Keempat tower tersebut terdiri atas 3.693 unit hunian di atas lahan seluas 27.706 meter persegi. Sekitar 30 persen dari unit yang tersedia khusus diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (BPR). Perumnas merogoh kocek hingga mencapai Rp1,45 triliun sebagai investasi di proyek ini.

Seperti diketahui, pemerintah terus menggenjot pembangunan hunian terjangkau guna mengatasi backlog perumahan. Selain Pondok Cina, sebelumnya Perumnas bersama PT KAI juga telah meresmikan TOD di Stasiun Tanjung Barat. Setelah Pondok Cina, menyusul TOD di Stasiun Bogor.

Bagikan:
1445 kali