Bulan April di tahun ini mungkin identik dengan Pemilu. Tapi, kita juga tak boleh lupa bahwa ada hari spesial lainnya, yaitu Hari Kartini.

Saatnya Kartini muda teruskan perjuangan pahlawan emansipasi

Pada tanggal 21 April 1879, Raden Adjeng Kartini, pahlawan emansipasi lahir ke dunia. Perjuangannya dalam menghapuskan diskriminasi dan membela hak-hak wanita kemudian dikenang dengan Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April setiap tahunnya.

Tentu saja, perjuangan beliau bukan hanya harus diingat, melainkan juga diteruskan oleh para Kartini masa kini. Salah satu cara paling efektif adalah dengan melek investasi, karena wanita nantinya akan memberikan kontribusi yang banyak pada kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Bukan Sekadar Bebenah Rumah, Metode Marie Kondo Juga Bisa Menata Hidupmu

Investasi properti, salah satu bentuk kontribusi terbaik wanita

hari kartini - rumah123.com

Salah satu investasi yang bisa dilakukan adalah investasi properti. Memiliki investasi dalam bentuk properti bisa jauh lebih aman dan menguntungkan daripada bisnis lainnya. Namun, apakah para wanita Indonesia sudah cukup ‘melek’ akan hal ini? Atau, apakah anggapan bahwa mencari dan membeli rumah adalah aktivitas yang hanya dilakukan pria benar adanya?

Baca juga: Mau Beli Rumah Halal Lewat Developer Properti Syariah? Ketahui Dulu 5 Hal Ini

Menurut survei, pencarian properti online justru didominasi oleh wanita

hari kartini - rumah123.com

Untuk memperingati Hari Kartini, Rumah123.com mengamati perilaku pelanggan kami terhadap pencarian, sekaligus pembelian properti. Kami membedakannya sesuai gender. Hasil pengamatan kami mengatakan bahwa di Indonesia, ternyata kebanyakan pencari properti melalui situs internet didominasi oleh para wanita.

Hasil survei yang dilakukan Rumah123.com, menunjukkan bahwa jumlah pengunjung wanita pada situs Rumah123.com, 4,93% lebih besar. Begitu juga dengan durasi kunjungan, wanita cenderung memakan waktu lebih lama saat mengunjungi situs Rumah123.com. Rata-rata, mereka membutuhkan waktu di kisaran 4 menit 50 detik, di saat durasi kunjungan pria hanya 4 menit 30 detik.

Selain itu, para wanita lebih banyak mencari tentang rumah second dibandingkan rumah baru. Namun soal pembelian rumah, pria masih lebih dominan, dengan angka 40% dan wanita 36%.

Dari hasil pengamatan di atas, satu hal yang bisa disimpulkan adalah lama kelamaan, pencarian rumah yang dulu dikenal sebagai tugas seorang pria, kini juga banyak dilakukan oleh wanita. Soal angka pembelian rumah yang lebih rendah ketimbang pria,

Hal ini mungkin berhubungan erat dengan sifat wanita yang cenderung penuh pertimbangan sebelum melakukan sesuatu. Mereka memikirkan segala risiko, keuntungan, dan kerugian yang akan didapatkan secara matang.

Bagikan: 728 kali