Ilustrasi Stres (Foto: Rumah123/Apartment Therapy)

Dua penelitian membuktikan kalau hutang berdampak membuat hidup orang menjadi buruk. Hasil lainnya adalah kondisi finansial yang jelek bikin kesehatan orang juga jelek.

Situs gaya hidup Moneyish melansir dua hasil penelitian. Riset pertama dilakukan oleh American Institute of CPA yang mengungkapkan kalau lebih dari separuh orang Amerika Serikat yang memiliki utang ternyata berdampak buruk terhadap hidup mereka.

Menurut American Psychological Association, uang menjadi masalah nomor satu yang membuat orang Amrik jadi stres. “Terlepas dari kondisi ekonomi, uang dan finansial masing menjadi penyebab stres sejak kami membuat penelitian ini pada 2007,” kutip Moneyish.

Baca juga: Punya Investasi Properti Itu Artinya Kamu Merdeka Secara Finansial

Sementara marketplace pembiayaan online LendingClub mengungkapkan kalau orang AS yang memiliki kondisi finansial buruk bertendensi bakal memiliki kesehatan yang buruk. Waduh, ngeri banget ya.

Nyatanya, mereka ini tidak mempraktikkan gaya hidup sehat. Sebanyak 59% tidak melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan 60% tidak pernah berolahraga secara rutin.

Selain itu, 38% juga melewatkan tindakan preventif pemeriksaan kesehatan lantaran masalah biaya yang tinggi. Singkatnya, kalau kamu kere alias nggak tajir bikin kamu nggak sehat.

Baca juga:  Ga Usah Stres dengan Biaya Perawatan Rumah

Masuk akal sih, kalau kamu kere, pastinya susah untuk check up kesehatan yang baik. Kamu juga lebih sering memikirkan bagaimana mendapatkan uang ketimbang menikmati hidup.

Lantas bagaimana supaya kamu sejahtera? Caranya gampang kok. Kamu hanya perlu mencari pekerjaan yang baik atau memulai bisnis start up yang bagus.

Setelah itu, kamu mulai menyisihkan pendapatan kamu untuk berinvestasi. Kenapa begitu? Kamu harus mencari pendapatan sampingan untuk masa depan. Tidak selamanya, kamu bekerja atau berbisnis kan?

Baca juga:  Tips Pindah Rumah: Ga Perlu Stres Saat Pindahan

Kamu harus mengalokasikan uang untuk berinvestasi. Kamu bisa berinvestasi di pasar uang, saham, emas, reksadana, obligasi, properti, dan lainnya.

Menurut banyak perencana keuangan atau financial planner, don’t put your egg in one basket. Jangan menaruh uang kamu dalam satu instrumen investasi.

Salah satu instrumen investasi yang aman adalah investasi properti. Kamu bisa membeli rumah, apartemen, ruko, rukan, gudang, rumah kos, tanah, hotel, kondotel, dan lainnya.

Baca juga:  Stres Bikin Kaum Milenial Berisiko Kena Hipertensi

Jika kamu berinvestasi properti, kamu akan menikmati capital gain yaitu kenaikan harga properti dan rental yield alias uang sewa. Singkatnya, kamu bisa menyewakan apartemen. Kamu mendapatkan uang sewa bulanan. Setelah beberapa tahun, harga properti juga naik.

Nah, kalau kamu punya pekerjaan atau bisnis, plus punya investasi properti, kamu bisa memiliki aset dan membangun kekayaan. Mudah-mudahan kamu terhindar dari stres.

Bagikan: 569 kali