OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti

Suku Bunga BI Naik, Kementerian PUPR Pastikan Bunga KPR Subsidi Tetap Berada di Angka 5%

05 Oktober 2022 · 2 min read · by Nik Nik Fadlah

suku bunga kpr subsidi

Sejumlah bank telah menaikkan suku bunga acuan miliknya. Namun, suku bunga KPR subsidi tidak akan mengalami perubahan.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi fasilitas yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan rumah impian tanpa terkendala soal biaya. 

Dalam kamus KPR, terdapat istilah suku bunga. Suku bunga adalah balas jasa yang diberikan nasabah kepada pihak pemberi pinjaman.

Belum lama ini, bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) mengumumkan bahwa suku bunga acuannya mengalami kenaikan menjadi 3,00-3,25 persen. 

Hal ini pun menimbulkan kekhawatiran masyarakat, jika suku bunga KPR subsidi juga turut akan mengalami kenaikan.

Suku Bunga KPR Tidak Akan Mengalami Kenaikan

kenaikan suku bunga

Sumber: Koinworks.com

Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna menyampaikan bahwa hal tersebut tidak akan memengaruhi suku bunga subsidi.  

“Kenaikan tidak akan memengaruhi (suku bunga rumah) yang subsidi. Tapi, jumlahnya terbatas (unit),” jelas Herry dikutip dari Kompas.com. 

Lebih lanjut, ia juga mengatakan jika suku bunga kredit rumah subsidi ini termasuk kecil, jika dibandingkan dengan suku bunga KPR perumahan biasa yang angkanya mencapai 11-12 persen.

Kementerian PUPR sendiri selaku pemerintah pusat telah mengurus sektor pembiayaan perumahan. Sedangkan, terkait dengan suku bunga ini telah menjadi kewenangan BI selaku regulator.

Bank Indonesia Telah Menaikkan Suku Bunga

suku bunga kpr subsidi milik bank indonesia

Sumber: Ddtc.co.id

Bank Indonesia (BI) sebelumnya juga telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Day-Reverse-Repo-Rate (BI7DRRR) sebesar 50 basis poin (bps) atau 4,25 persen.

Hal ini pun membuat suku bunga deposit facility mengalami kenaikan menjadi 50 bps menjadi 3,50 persen dan lending facility juga naik menjadi 50 bps menjadi 5 persen.

Adapun tujuan dari kenaikan suku bunga tersebut tak terlepas sebagai langkah front loaded, preemptive, dan forward looking

Dengan demikian, ekspektasi inflasi bisa diturunkan dan memastikan inflasi inti kembali ke sasaran 3 persen pada paruh kedua tahun 2023. 

Tak hanya itu, keputusan ini pun dibuat untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan nilai fundamental akibat ketidakpastian pasar keuangan global. 

***

Itulah informasi mengenai suku bunga KPR subsidi.

Semoga artikel ini dapat membantu ya Property People.

Informasi menarik lainnya bisa kamu temukan di artikel.rumah123.com.

Wujudkan rumah impian berwawasan lingkungan bersama  Jade Park Serpong 2 selengkapnya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Ingin mengetahui artikel lainnya? Jangan lupa untuk mengeceknya di Google News Rumah123.com, ya!


Tag: ,


Nik Nik Fadlah
Nik Nik Fadlah

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan yang kini menjadi penulis di Rumah123 dan Berita 99. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.

Selengkapnya