suku bunga acuan- rumah123.com Sejumlah Kepala Ekonom dan Juga Pengamat Ekonomi Memperkirakan Bank Indonesia Akan Menurunkan Suku Bunga Acuan Hingga Akhir 2019. Penurunan Ini Diharapkan Juga Memangkas Suku Bunga KPR/KPA (Foto: Rumah123/Getty Images)

Sejumlah ekonom memperkirakan kalau Bank Indonesia akan menurunkan lagi suku bunga acuan. Lantas kapan suku bunga KPR/KPA ikut turun ya?

Para ekonom dari sejumlah bank memberikan proyeksi mengenai penurunan suku bunga acuan. Bank Indonesia diperkirakan akan menurunkan lagi BI 7 Day Reverse Repo Rate. Penurunan diperkirakan bisa mencapai 50 bps (basis point) hingga akhir 2019.

Laman berita online CNBCIndonesia.com melansir pernyataan Kepala Ekonom (Chief Economist) Bank Central Asia David Sumual memprediksikan bahwa bank sentral bakal melonggarkan suku bunga 1-2 kali hingga akhir 2019.

Baca juga: Siapa yang Lebih Diuntungkan Dari Penurunan LTV dan Suku Bunga Acuan BI?

“Ada ruang penurunan suku bunga 1-2 kali lagi dengan kisaran 25 bps-50 bps. The Fed jadi salah satu clue-nya,” ujar David.

David menyatakan berbagai indikator yang ada, tingkat inflasi juga masih terjaga. Dia juga menyatakan Bank Indonesia akan melihat situasi global terkait kelanjutan Perang Dagang antara Amerika Serikat dan China serta kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve.

Perang Dagang AS-China memang berdampak kepada perekonomian dunia. China adalah negara eksportir terbesar di dunia, sementara Amerika Serikat adalah negara importir terbesar di dunia.

Baca juga: Suku Bunga Acuan BI Sudah Turun 3 Kali, Tapi Kok Bunga KPR Masih Tinggi?

Kepala Ekonom DBS Indonesia Masyita Crystallin memberikan proyeksi dalam risetnya. Dia menyatakan Bank Indonesia bakal menurunkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 bps untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Sementara Direktur Riset CORE Indonesia Pieter Abdullah menyatakan Bank Indonesia memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan guna mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Bank Indonesia Menurunkan Suku Bunga Acuan Sejak Juli Hingga September 2019

Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuan sejak Juli 2019. Setelah melakukan Rapat Dewan Gubernur, Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps. Suku bunga turun dari 6,00 persen menjadi 5,75 persen.

Lantas bank sentral kembali menurunkan suku bunga acuan pada Agustus 2019. Suku bunga kembali diturunkan sebesar 25 bps. Suku bunga acuan turun dari 5,75 persen menjadi 5,50 persen.

Penurunan suku bunga acuan kembali dilakukan pada September 2019. Bank Indonesia menurunkan suku bunga sebesar 25 bps dari 5,50 persen menjadi 5,25 persen.

Dampak Penurunan Suku Bunga Terhadap Suku Bunga KPR/KPA

Kalau proyeksi penurunan memang terjadi, maka suku bunga turun cukup tinggi sebesar 50 bps. Suku bunga acuan turun dari 5,25 persen menjadi 4,75 persen.

Lantas apa dampaknya bagi suku bunga KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan atau KPA (Kredit Pemilikan Apartemen)? Sudah tentu ada dampaknya karena bank akan menurunkan suku bunga KPR dan KPA.

Suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi patokan bank-bank di Indonesia dalam menentukan bunga kredit, bunga tabungan, dan lainnya. Penurunan suku bunga yang cukup besar tentu akan menurunkan cicilan rumah atau apartemen setiap bulannya.

Baca juga: BI Turunkan Lagi Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen, Pasar Properti Bangkit?

Bayangkan kalau suku bunga acuan yang sebelumnya sebesar 6,00 persen bisa turun hingga di bawah 5,00 persen. Cicilan KPR/KPA pastinya akan turun juga.

Saat ini, sejumlah perbankan memang belum menurunkan suku bunga secara signifikan. Namun, diharapkan pada awal 2020, suku bunga KPR/KPA akan menurun drastis dibandingkan 2019. Yuk, beli properti.

Bagikan: 687 kali