sewa apartemen harian- rumah123.com Ilustrasi Apartemen. Saat Ini, Pemilik Apartemen Memiliki Alternatif Menyewakan Unit Untuk Durasi Harian. Sebelumnya Apartemen Disewakan Tahunan Atau Bulanan (Foto: Rumah123/Getty Images)

Saat ini, banyak cara untuk meraih pemasukan dari sewa apartemen yaitu sewa apartemen harian. Cara ini dianggap lebih menguntungkan.

Keuntungan dalam berinvestasi properti ada dua yaitu capital gain dan rental yield. Capital gain adalah kenaikan harga properti. Kenaikan harga properti tentunya bervariasi tergantung dari lokasi, fasilitas, dan lainnya.

Jika pemilik properti membeli sebuah apartemen Rp500 juta pada 2014. Bukan tidak mungkin kalau pada 2019, harga apartemen sudah melonjak menjadi Rp800 juta.

Baca juga: Tips Investasi Properti: Pertumbuhan Sewa Properti Indonesia Bisa Capai 10 Persen

Tidak heran kalau banyak orang yang ingin berinvestasi untuk membeli rumah, apartemen, ruko (rumah toko), rumah kantor (rukan), kios, toko, kantor, atau tanah.

Sementara rental yield adalah uang sewa hunian. Kalau orang memiliki properti, dia bisa menyewakannya kepada orang lain dan mendapatkan uang sewa.

Besar rental yield memang bervariasi. Properti komersial seperti ruko, toko, kios, dan kantor memiliki rental yield lebih tinggi dari rumah dan apartemen.

Namun, jangan salah juga, rental yield apartemen juga lumayan bagus kalau berada di lokasi yang memiliki banyak calon penyewa seperti kawasan bisnis, kawasan industri, dan juga kawasan pendidikan.

Sewa Properti Mengalami Pergeseran Durasi

Biasanya pemilik properti akan menyewakan apartemen miliknya dengan durasi panjang seperti satu atau dua tahun sekaligus. Jangka waktu satu tahun biasanya lazim ditemui.

Tetapi, kemudian banyak juga penyewa yang meminta jangka waktu enam bulan atau tiga bulan. Banyak faktor yang membuat para penyewa memilih tinggal dalam jangka waktu pendek, misalnya karena durasi kontrak kerja yang singkat.

Belakangan, jangka waktu sewa bisa hanya satu bulan, dua minggu, satu minggu, atau bahkan satu dua hari. Kenapa bisa begitu?

Baca juga: Sebelum Beli Rumah Baru: Jual Rumah Lama Atau Cukup Disewakan Saja?

Para penyewa ini biasanya hanya membutuhkan waktu singkat untuk menetap. Mereka tidak mendapatkan hotel yang bagus.

Solusinya adalah mencari apartemen yang bisa disewa layaknya hotel. Apartemen ini ada yang dikelola sendiri oleh pemilik, agen properti, atau manajemen hotel. Kalau yang terakhir, biasanya apartemen tersebut berdekatan dengan hotel.

Sewa Harian Menguntungkan Bagi Pemilik

Sewa apartemen harian ini tidak hanya menguntungkan bagi penyewa, tetapi juga bagi pemilik. Sewa apartemen harian memudahkan penyewa mencari hunian sementara. Penyewa hanya perlu mencari melalui situs internet.

Situs berita online Bisnis Indonesia Bisnis.com melansir bahwa harga sewa apartemen harian di sebuah apartemen di kawasan Karet Tengsin, Jakarta Pusat, keuntungan sewa hariannya bisa hampir dua kali lipat dari sewa bulanan.

Rata-rata sewa bulanan untuk apartemen tipe 1 bedroom berkisar Rp450 ribu hingga Rp550 ribu per hari. Sedangkan harga sewa bulanan mencapai Rp8 juta.

Kalau dihitung dengan harga terendah yaitu Rp450 ribu dikalikan 30 hari maka hasil sewanya bisa mencapai Rp13,5 juta. Rental yield harian ternyata memberikan hasil imbal balik yang lebih besar dibandingkan dengan sewa bulanan.

Penyewa Mendapatkan Kenyamanan yang Serupa dengan Hotel

Biasanya mereka yang memilih sewa apartemen harian adalah keluarga atau rombongan karyawan yang singgah dalam jangka waktu singkat. Mereka menginginkan tempat menginap sementara yang setara dengan hotel.

Apartemen menyediakan hal tersebut. Penyewa mendapatkan fasilitas berupa pendingin udara alias air conditioner (AC), televisi LCD, lemari es atau kulkas, lemari pakaian, spring bed, sofa bed, kitchen set, microwave, dan juga water heater.

Penyewa juga bisa mengakses jumlah fasilitas apartemen seperti gerai ATM (anjungan tunai mandiri), mini market, keamanan 24 jam, kafe, parkir, balkon, layanan televisi kabel, kolam renang, taman bermain anak, pusat kebugaran, dan lainnya.

Baca juga: Tips Sewa: Bagaimana Mengatasi Kenaikan Harga Sewa Properti

Bagikan: 1615 kali