Stop Merokok Sekarang Juga Kalau Tidak ingin Terkena Demensia (Foto: Rumah123/The Independent)

Apakah kamu termasuk perokok aktif? Kalau iya, maka kamu termasuk dari 20% orang yang bakal terkena demensia. Tetapi, kalau memutuskan untuk menghentikan kebiasaan buruk ini maka hal ini akan melindungi otak kamu.

Kekhawatiran kalau merokok bisa menyebabkan demensia terus berkembang lebih dari satu dekade terakhir alias dalam sepuluh tahun belakangan. Sebelumnya, apa sih demensia?

Demensia adalah suatu kondisi saat kemampuan otak seseorang terus menurun. Dia bisa lupa segala termasuk makan minum, buang air, dan lainnya. Apa bedanya sama pikun? Kalau pikun, orang hanya sebatas lupa.

Baca juga: Tinggal di Zona Biru Biar Panjang Umur

Dalam sebuah riset, para peneliti dari Seoul National University, Korea Selatan mengungkapkan bukti baru bahaya merokok. Para pakar juga menemukan kalau jika berhenti merokok, perokok bakal punya punya keuntungan.

Riset ini melakukan studi terhadap 46.000 pria berumur lebih dari 60 tahun. Penelitian dilakukan selama lebih dari 11 tahun.

Perokok punya peluang 20% terkena demensia ketika mereka mulai tua. Rokok perlahan seperti merampas ingatan seseorang. Para peneliti Seoul National University juga menemukan bahwa menghentikan kebiasaan mereka akan mencegah orang untuk mengalami demensia ketika tua.

Baca juga:  Tinggal di Rumah yang Dingin Bikin Kamu Darah Tinggi

“Berhentik merokok sudah pasti terkait dengan berkurangnya risiko demensia dalam jangka panjang,” ujar Dr Sang Min Park seperti dilansir oleh Daily Mail. Sang Min Park memimpin penelitian ini.

Sang Min Park juga menambahkan kalau perokok harus bisa berusaha untuk berhenti agar bisa mendapatkan keuntungan berupa berkurangnya risiko demensia. Sebelumnya, para pakar dalam beberapa riset sebelumya belum bisa mengungkapkan kenapa merokok terkait dengan risiko demensia.

Namun, beberapa riset menunjukkan kalau merokok dan menenggak minuman keras bisa membuat area abu-abu di otak menciut, sel inilah yang menghancurkan informasi.

Baca juga:  Stres Bikin Kaum Milenial Berisiko Kena Hipertensi

Hasil penelitian juga menyatakan kalau mereka yang tidak pernah merokok punya 19% peluang lebih rendah untuk terkena demensia. Juga terungkap kalau mantan perokok yang sudah berhenti minimal empat tahun hanya menghadapi 14% terkena risiko yang sama.

Ngapain juga sih cari penyakit? Udah gitu ngeluarin duit pula. Bayangin aja nih, kamu merogoh uang Rp15.000 sampai Rp20.000 buat satu pak rokok perhari?

Mendingan kamu tabung untuk investasi, nabung DP hunian, dan lainnya. Jumlahnya lumayan lho Rp450.000 sampai Rp600.000 per bulan. Pernah membayangkan kalau kamu menabung sejumlah uang tersebut dari mulai kerja sampai pensiun. Berapa jumlahnya? Banyak banget.

Baca juga:  Jet Lag Bisa Perbesar Risiko Diabetes

Bagikan: 780 kali