Ilustrasi Investasi (Rumah123/Realestate.com.au)

Kenapa sih banyak orang kaya semakin kaya? Jawabannya karena mereka bisa memaksimalkan aset yang mereka miliki bisa menambah pendapatan.

Motivator kenamaan, Tung Desem Waringin ternyata investor properti. Dia mengaku memiliki puluhan properti yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia dan juga di luar negeri. Tung sempat memaparkan “The Secret to Investing in Property” dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Baca juga: Ga Usah Terburu Nafsu Buat Jual Aset Properti

“Ada beberapa keuntungan berinvestasi properti seperti asset, pasive income, dan juga multiple source of income,” ujar Tung.

Kalau seseorang membeli unit properti maka dia akan memiliki aset. Aset berharga ini memang sulit dijual dalam waktu singkat kecuali di bawah harga pasar. Namun, harga properti selalu naik setiap tahun meski tidak selalu sama besaran kenaikannya. Hal ini dinamakan capital gain.

Baca juga: Ngapain Investasi Properti Kalo Developernya Ga Bagus

Jika seseorang memilih untuk menyewakan aset properti yang dimiliki seperti rumah, kos, apartemen, ruko, rukan, gudang, atau pun tanah. Maka dia akan mendapatkan keuntungan berupa uang sewa atau rental yield.

Seandainya kamu memiliki pekerjaan tetap, apa pun itu profesinya, maka pemasukan sewa ini tergolong passive income atau pendapatan pasif. Asyik kan kalau dapat penghasilan tambahan selain gaji.

Baca juga: Mau Investasi? Beli Properti dari Pengembang Terpercaya Dong

Hmm, bayangkan kalau kamu memilih menyewakan unit properti, maka kamu bisa mendapatkan keuntungan sewa pertahun atau perbulan padahal kamu tidak melakukan apa-apa.

Nah, kalau kamu melakukan banyak hal seperti menyewa, mengontrakkan, atau melakukan kerja sama dengan pihak lain, pernah membayangkan sumber pemasukan beragam dari investasi properti.

Baca juga: Mendingan Bayar Tunai atau Nyicil Ya?

Kamu tidak perlu membangun properti di atas tanah atau lahan yang kamu miliki, namun kamu bisa bekerja sama dengan pihak lain untuk membuka tempat usaha, parkir motor, tempat cuci kendaraan, perkebunan, pertanian, atau pun membuat kolam ikan.

Kamu juga bisa memilih tidak menyewakan ruko yang kamu miliki. Pernah terpikir untuk bekerja sama dengan kawan untuk mendirikan start up (perusahaan rintisan) atau membuka usaha rumah makan, toko pakaian, butik, atau bengkel?

Wah, banyak kan keuntungan kalau memiliki properti? Kalau sudah begini, masih menunda untuk berinvestasi properti?

Bagikan: 858 kali