Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Kebutuhan perumahan di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi negara ini sedang mengalami bonus demografi sejak 2012.

Hal ini menyebabkan angkatan kerja produktif meningkat yang juga berimbas pada meningkatnya kebutuhan perumahan.

Baca juga: Mau DP, KPR, dan Renovasi Rumah? Gampang, Ada BPJS Ketenagakerjaan Lho

Untuk mengatasi kebutuhan perumahan tersebut, Presiden Joko Widodo membuat program sejuta rumah.

BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi badan layanan untuk para pekerja ternyata juga memiliki sejumlah program manfaat layanan tambahan terkait perumahan.

Baca juga: Yuk, Manfaatkan Layanan Tambahan BPJS! Ada Program untuk Perumahan Nih

Rumah123 mewawancarai Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada Senin (08/05/2017).

“Soal perumahan, kita coba berikan secara komprehensif. Kita support dari sisi supply and demand,” ujar Utoh.

Baca juga: Orang Super Kaya Dunia Melirik Australia untuk Investasi Properti

“Pemerintah kan punya program sejuta rumah, kita dukung dari dua sisi. Bukan hanya dari sisi pekerja saja, kita juga kerja sama dengan perbankan untuk kredit konstruksi,” lanjut Utoh.

Utoh memaparkan BPJS Ketenagakerjaan memiliki tiga manfaat layanan tambahan bagi para pekerja yaitu Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan juga Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP).

Baca juga: Rumah123: Perlambatan Market Properti Sudah Berakhir

KPR memiliki tenor atau jangka waktu kredit hingga 20 tahun, PUMP 15 tahun, sedangkan PRP 10 tahun.

Peserta yang mengajukan KPR, PUMP, atau PRP akan mendapatkan bunga yang kompetitif yaitu berdasarkan acuan suku bunga BI Repo Rate plus 3 persen.

Baca juga: Punya Land Bank di Lokasi Strategis, Trans Property Bangun Proyek Pertama

Sedangkan satu manfaat layanan tambahan lainnya adalah Kredit Konstruksi yang diperuntukkan bagi perusahaan pengembang (developer) yang membangun dan mengembangkan perumahan bagi pekerja.

Utoh melanjutkan perusahaan pengembang dalam skala besar, menengah, atau kecil bisa mendapatkan kredit konstruksi dari BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Direktur Trans Park Cibubur: Kesan Pertama Harus Menggoda

Bunga yang diberikan pun juga terbilang kompetitif yaitu berdasarkan acuan suku bunga BI Repo Rate plus 4 persen.

Bagikan: 2323 kali