Kemacetan lalu-lintas di kawasan Sudirman, Jakarta. Foto: Rumah123/Dharma Wijayanto
   

Aturan ganjil-genap di jalan raya berdampak baik bagi arus lalu-lintas. Di Tol Jagorawi dikabarkan laju kecepatan kendaraan meningkat. Begitu juga di Tol Cibubur. Tapi, sayangnya terjadi penumpukan kendaraan di Cawang.

Untuk mengatasi hal tersebut, aturan ganjil-genap diberlakukan juga di ruas Jalan Sudirman-Thamrin. Uji-cobanya selama seminggu mulai diberlakukan pada Senin (23/4/2018) pukul 06.00 WIB. Sebelumnya, diumumkan mulai pukul 07.00 WIB.

“Uji-coba ganjil-genap akan start pukul 06.00 WIB, bukan dari 07.00 WIB,“ kata Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, seperti dikutip Kompas.com,  Minggu (22/4/2018).

Baca juga: Satu Lagi Aturan Ganjil-Genap Bakal Berlaku, Yakin Masih Mau Beli Mobil?

Kenapa berlaku lebih pagi? Menurut Bambang, hal ini guna mencegah penumpukan kendaraan di ruas Cawang pada pukul 06.00-09.00 WIB sebagai dampak dari penerapan ganjil-genap di ruas Tol Cikampek dan Cibubur. Kalau aturan ganjil-genap di Sudirman-Thamrin diberlakukan lebih pagi, diharapkan bisa mencegah penumpukan kendaraan di Cawang tersebut.

Uji-coba ganjil-genap di Sudirman-Thamrin akan berlangusng selama seminggu. kalau hasilnya baik, maka akan dilanjutkan.

Seperti diberitakan Kompas.com, PT Jasa Marga (Persero) menyatakan, kemacetan di ruas Jagorawi Pintu Tol Cibubur 2 teratasi. Dari hasil evaluasi 16 - 20 April 2018, telah terjadi peningkatan kecepatan kendaraan dibanding sebelum penerapan ganjil genap dan lajur khusus angkutan umum diberlakukan.

Baca juga: Satu Lagi Aturan Ganjil-Genap Bakal Berlaku, Yakin Masih Mau Beli Mobil?

Dari data Jasa Marga, peningkatan kecepatan kendaraan naik 36,15 persen pada pukul 06.00-09.00. Semenatara itu, pemberlakuan ganjil-genap tidak berpengaruh pada pendapatan Jasa Marga secara signifikan.

Untuk ruas Jakarta-Tangerang di pintu Kunciran 2 dan Tangerang 2 pada pukul 06.00-09.00 WIB juga berjalan baik. Bambang menjelaskan, penurunan lalu lintas mencapai 26,03 persen pada kedua pintu tersebut.

Nah, kalau jalan raya sudah lancar kayak gitu, buat apa lagi kamu bawa kendaraan pribadi, ya ga? Dan kalau berumah di kawasan Jabodetabek ga terhambat kemacetan lalu-lintas lagi, ya mending kamu duluin beli rumah ketimbang beli kendaraan, ya ga?

Bagikan: 510 kali