tanah kavling

Berniat membeli tanah kavling untuk tujuan investasi atau digunakan sendiri?

Sebelum membelinya, pastikan kamu sudah mengetahui berbagai keunggulanya. 

Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan keinginanmu.

Tanah kavling sendiri merupakan beberapa bidang tanah dalam suatu kawasan yang sengaja dibagi sertifikatnya. 

Lahan tersebut berasal dari sertifikat induk hasil penggabungan maupun satu sertifikat induk biasa. 

Biasanya tanah kavling dijual kembali oleh pengembang dengan harga yang lebih tinggi.

Semakin strategis lokasi tanah, maka semakin tinggi pula harga yang ditawarkan.

Tanah kavling sendiri terbagi menjadi tiga bentuk, yaitu:

Tanah Kavling Cul de Sac Lot

Lahan tanah kosong yang berada tepat di jalan buntu. 

Biasanya jenis tanah kavling ini cenderung lebih luas dan sering digunakan sebagai hunian tunggal.

Tanah Kavling Interior Lot

Lahan tanah kosong yang sudah dibagi-bagi sesuai dengan cluster-nya masing-masing. 

Umumnya, tanah ini sering digunakan sebagai tanah pemukiman.

Tanah Kavling Intersection Lot

Lahan tanah kosong ini biasanya berada di persimpangan jalan.

Jenis lahan ini paling banyak diminati orang-orang karena kemudahan akses dan segala fengsui baiknya.

Baca Juga: Mengenal Jenis Struktur Tanah pada Berbagai Jenis Bangunan Rumah

Keunggulan Tanah Kavling

Sebelum memutuskan membelinya, pastikan kamu tahu keunggulan yang dimilikinya, yaitu:

1. Kemudahan dalam perawatan, sebab kamu hanya perlu mengeceknya sesekali. 

2. Harga jual tanah cenderung naik sekitar 20-25 persen setiap tahunnya.

3. Kamu juga bisa menaikkan nilai rumah dengan cara mengembangkannya atau menambahkan beberapa fasilitas.

4. Untuk membangunnya, kamu tak perlu menunggu lunas.

Sebab, pemilik rumah biasanya bisa membangun meski status masih dicicil.

5. Lokasi tanah kavling umumnya berada di tempat yang strategis sehingga mudah diakses.

Biasanya lokasi kavling selalu ditempatkan pada tempat yang strategis.

6. Kavling juga cenderung sudah memiliki infrastruktur yang lebih memadai.

Mulai dari jaringan listrik, hingga akses jalan perumahan. 

Bahkan, ada beberapa pengembang yang menghadirkan beragam fasilitas umum dan sosial di dalamnya.

Tips Membeli Tanah Kavling

Pastikan kamu mengetahui beberapa hal sebelum memutuskan membeli kavling. 

Cek Sertifikat Tanah

Periksa apakah sertifikat tanah masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM). 

Sebab, jika masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB), kamu harus bertanya ke pihak pengembang biaya peningkatan hak. 

Dengan begitu, kamu jadi bisa memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM).

Periksa Batas Tanah Kavling

Pastikan kamu mengecek secara langsung batas tanah di lapangan dengan yang tertulis di sertifikat. 

Sebagai pembeli, kamu harus melihat langsung gambar batas tanah yang ada di sertifikat. 

Sebab, jika ternyata batas tanah yang tertulis di sertifikat berbeda hal itu bisa menjadi masalah untukmu.

Cari Tahu Asal Usul Tanah

Kamu juga harus mengetahui asal-usul tanah sebelum membelinya. 

Jangan sampai kamu membeli tanah kavling bekas kuburan, tempat sampah, atau rumah ibadah. 

Sebab, secara fengsui lokasi tanah tersebut tidak baik. 

Akses Jalan

Jangn lupa untuk memeriksa akses jalan di sekitar kavling. 

Sebab, akses jalan selalu menjadi kebutuhan di manapun tanah kavling akan dibeli. 

Pilih akses jalan yang dapat melintas dua mobil kiri kanan.

Antisipasi Bahaya

Hindari membeli tanah kavling yang dekat jalur listrik tegangan tinggi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, hingga tepi sungai. 

Kamu juga harus mengantisipasi kemungkinan tergusur oleh pembangunan fasilitas umum. 

Itulah beberapa hal yang harus diketahui sebelum membeli tanah kavling. 

Baca Juga: Mengenal Jenis Struktur Tanah pada Berbagai Jenis Bangunan Rumah

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Urban Heights Residence hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
3702 kali